Status Ring Road Tuban Belum Jelas Jadi Kendala Kurangnya Perlengkapan Jalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Patroli Sat Lantas Polres Tuban di jalur Ring Road.
Patroli Sat Lantas Polres Tuban di jalur Ring Road.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Ring Road atau Jalur lingkar selatan (JLS) Tuban, yang membujur sepanjang 19 Kilometer dari Desa Tunah Kecamatan Semanding hingga Desa Bogorejo Kecamatan Merakurak begitu tenar di kalangan masyarakat Kabupaten Tuban.

Selain kini menjadi jalur alternatif yang dilalui warga dalam berkendara, pesona Ring Road juga menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa kalangan. Karena selain menyuguhkan bentang persawahan nan sejuk di pagi atau sore hari, serta tak jarang ramai menjadi ajang olahraga masyarakat di akhir pekan.

Namun, siapa sangka, di balik ketenarannya, Jalur yang menelan anggaran 70 Miliar itu, menyimpan bahaya pagi pengendara, utamanya di malam hari. Seperti yang disampaikan oleh Kasatlantas Polres Tuban, AKP Arum Inambala kepada awak media belakangan ini. 

"Laka tabrak lari di Ring Road Tuban 100% pelakunya belum terungkap", terangnya usai mengikuti gelaran Apel Operasi Patuh 2022 di Mapolres Tuban. Senin, (13/6/22).

Tak bisa terungkapnya kasus tabrak lari di Ring Road, dijelaskan Polwan yang juga pernah menjabat sebagai Kanit Regident Satlantas Polres Tuban itu, karena tidak adanya CCTV di sepanjang jalur, sehingga pihaknya kesulitan mendeteksi pelaku.

Kondisi gelap yang diakibatkan sangat minimnya keberadaan lampu penerangan jalan saat petang, ditambah kurangnya rambu dan marka jalan, ia sebut menjadikan Ring Road harusnya belum bisa dilalui, sekaligus menambah deretan potensi timbulnya bahaya Laka lantas di sepanjang jalan yang diresmikan namanya oleh Gubernur Jatim pada 2021 lalu tersebut. 

"Lampu penerangan dan rambu sangat kurang, harusnya kurang bisa dilalui pengendara. Tapi terpaksa dibuka untuk mengurangi kemacetan," tambah Arum. 

Kondisi kurangnya Perlengkapan Jalan (Penerangan, Rambu serta Marka) di Ring Road Tuban juga diakui kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban, Bambang Irawan, saat dikonfirmasi Surabaya Pagi melalui aplikasi seluler Rabu, (15/6/22) siang. 

Belum maksimalnya Perlengkapan Jalan tersebut, ia katakan karena status Ring Road Tuban (JLS) yang belum jelas. Walau sudah pernah diserahkan oleh Pemkab Tuban ke pemerintah Pusat, namun hingga saat ini belum ada status resmi yang menyatakan jika JLS merupakan wewenang pemerintah pusat. 

"Ini masih bingung juga terkait status jalan tersebut. Sebab Ring road juga sempat dikembalikan oleh pusat. Jadi hingga saat ini status Ring Road Tuban bisa dikatakan belum jelas," terangnya. 

Namun, meski terkendala status, pengadaan Perlengkapan Jalan di Ring Road, ia katakan, segera akan pihaknya ajukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Kabupaten Tuban tahun 2022. 

Targetnya, setelah semua Perlengkapan Jalan di Ring Road Tuban terpenuhi, selanjutnya dapat segera dilakukan uji kelayakan jalan oleh Forum Lalu Lintas pada tahun 2023 mendatang untuk menentukan apakah Ring Road layak dilintasi atau tidak. 

"Perlengkapan Jalan Ring Road akan kita ajukan melalui PAK APBD tahun ini, setelahnya baru uji coba kelayakan jalan sebelum diputuskan layak atau tidak dilalui oleh Forum Lalu Lintas," pungkasnya. Her

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…