Polsek Kenjeran Berhasil Evakuasi Pelaku Curanmor yang Ceburkan Diri ke Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua pelaku curanmor nyebur ke sungai dan dikepung warga.
Dua pelaku curanmor nyebur ke sungai dan dikepung warga.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Unit Reskrim Polsek Kenjeran berhasil mengevakuasi komplotan maling motor dari amukan massa, usai menceburkan diri ke sungai di kawasan Jalan Kedinding Lor, Surabaya. Komplotan yang berjumlah 3 orang itu kini sudah ditahan untuk diperiksa lebih lanjut. Berdasarkan informasi, ketiga pelaku itu berhasil diamankan sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (19/9/2022).

Kanitreskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi mengonfirmasi kebenaran hal tersebut. Soeryadi mengatakan bahwa tidak mudah mengevakuasi komplotan maling ini lantaran cukup lama berada di sungai.

"Iya benar. Ada 3 pelaku yang kami amankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan," kata Soeryadi.

Menurut Soeryadi, butuh waktu hampir 3 jam lebih untuk berhasil mengevakuasi komplotan maling motor tersebut. Pasalnya, selain berada di sungai, juga karena banyaknya massa yang mengepung hingga melempari batu. Anggotanya pun sempat menembakkan pistol ke udara untuk membubarkan massa yang sudah mengamuk.

"Banyak banget warga. Kejadiannya itu dari jam 23.00 WIB. Dan berhasil kami evakuasi jam 03.00 WIB. Satu kami amankan di darat, 2 lainnya kami evakuasi dari dalam sungai itu. Jadi pelakunya 3 orang," tandasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan maling ini mengaku mencuri motor di kawasan Jatipurwo, Semampir, Surabaya pada Minggu malam (18/9/2022). Aksi mereka lantas kepergok warga lalu mereka kabur membawa motor curian dan sarana. Kemudian, warga melakukan pengejaran hingga ke kawasan Jalan Kedinding Lor, Kenjeran, Surabaya. Satu pelaku yang membawa motor curian berhasil diamankan di kawasan itu. Sementara dua pelaku lainnya yang membawa motor kemudian menceburkan diri ke sungai. Mereka masuk ke sungai lantaran takut dihajar massa.

"Yang dicuri motor milik warga Jatipurwo. Motor Honda Vario. Motor pelaku juga Vario," jelas Soeryadi.

Saat ditanya terkait identitas hingga sepak terjang komplotan curanmor ini, Soeryadi mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman.

"Mohon waktu. Ini masih didalami lagi. Nanti untuk lebih lengkapnya kami sampaikan lagi setelah selesei pemeriksaan. Sabar dulu, Mas," ujarnya. sb

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…