SURABAYAPAGI, Surabaya - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Dirjen Pajak Jatim II, Agustin Vita Avantin mengapresiasi acara UMKM Festival Indonesia yang diadakan di Jatim Expo Surabaya, Minggu (09/10). Menurutnya, karena UMKM mampu bertahan pada pandemi Covid-19 disaat industri banyak bertumbangan. “UMKM adalah guru ekonomi, kalau dulu koperasi justru sekarang UMKM dengan UMKM bangkit Indonesia akan lebih bertahan terhadap resesi dan inflasi,” kata Agustin saat hadir acara UMKM Festival Indonesia, Minggu (09/10).
Agustin memprediksi bahwa 80 persen UMKM akan mampu bertahan dari ancaman resesi dunia yang diperkirakan terjadi pada tahun 2023. ‘’Untuk itu pihaknya akan membantu pelaku usaha kecil dan menengah mulai urusan permodalan hingga pengemasan produk’’ katanya.
Bertajuk UMKM Festival Indonesia, pengusahan Tom Liwafa mengajak 60 pengusaha kecil dan menengah menunjukkan produknya kepada milenial Kota Pahlawan dan sekitarnya. Karena dalam acara acara ini juga diselenggerakan pertunjukkan musik yang mampu menyedot perhatian remaja.
“Tentu saja kita juga memadukannya dengan musik agar supaya industri kreatif dan musik dapat berkembang bersama-sama sejalur dengan UMKM, kata Tom Liwafa.
Sementara itu, Tom Liwafa akan terus berusaha membantu pelaku usaha kecil dan menengah dengan membuat kegiatan yang lebih besar agar UMKM bisa bangkit dan berkembang.
Festival UMKM Indonesia ini merupakan lanjutan dari acara serupa yang biasanya digelar di Royal Durian. Namun karena animo masyarakat termasuk pelaku usaha kecil dan menengah cukup bagus, maka kegiatan dialihkan ke tempat yang lebih luas, supaya produk UMKM bisa lebih dikenal dan berkembang pesat.
“Sekarang untuk kapasitas itu kita harus pastikan pada waktu di acara festival sebelumnya itu kan luar biasa antusiasnya. Jadi sekarang untuk lebih baiknya kita tempatkan di Jatim Expo agar acaranya bisa lebih bagus lagi,” terang Tom.
“Tinggal kita membina, kita membesarkan memberikan fasilitas dan edukasi. Mereka butuh didampingi untuk mereka berdaya,” tegasnya.
UMKM Festival Indonesia ini selaras dengan yang diucapkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka gelaran Jatim Fair 2022 di Exhibition Hall Grand City Surabaya.
Karena dapat memotivasi pelaku UMKM untuk bangkit seusai diterpa pandemi selama dua tahun terakhir. Dan dengan transaksi perdagangan yang dicapai akan lebih besar dan kesempatan pelaku UMKM untuk mendapatkan pasar akan semakin besar.
Khofifah menerangkan, sektor UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian di Jawa Timur.
Menurut dia, kontribusi Nilai Tambah (NTB) K-UMKM terhadap PDRB Jawa Timur pada 2021 mencapai 57,81%, meningkat sebesar 0,56% dibandingkan tahun 2020.
"Jejaring pelaku UMKM Jatim akan semakin bertambah luas. Koneksi yang terbangun ini tentu akan berujung pada transaksi perdagangan," tuturnya.
Dia mengatakan ajang tersebut menjadi sarana tolok ukur kekuatan daya saing produk yang dipamerkan.k-1
Editor : Mariana Setiawati