ANALISA BERITA

Pemerintah Harus Berantas Politik Uang di Pemilu 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agung Nugroho, Pengamat Politik
Agung Nugroho, Pengamat Politik

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Menyoroti pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD yang mengaku ragu penyelenggaraan Pemilu 2024 terselenggara dengan substantif.

Pernyataan tersebut sangat aneh. Sebab, Mahfud MD seharusnya menjadi representasi pemerintah alias pihak penyelenggara pemilu

Menurut saya, seharusnya mantan ketua mahkamah konstitusi tersebut menjamin pemilu terelenggara secara substantif.

Selain itu, say juga menyoroti pernyataan Mahfud MD terkait politik uang yang tidak bisa dihindari dalam pemilihan langsung.

 Soal politik uang, hal tersebut adalah bagian dari problem yang harus bisa diatasi oleh pemerintah.

Pemerintah punya tugas penting sebagai penyelenggara pemilu, yakni membuat pemilu berjalan adil dan bersih.

Politik uang memang tidak mungkin bisa hilang dengan sistem pemilu di Indonesia.

Saya  berpendapat demikian lantaran menurut saya landasan pemilu di Indonesia merupakan demokrasi liberal dan transaksional.

 Akan tetapi, paling tidak pemerintah harus bisa meminimalisir terjadinya politik uang tersebut.

Dengan demikian, dampak pembodohan politik pada momen pemilihan langsung di Indonesia bisa diperkecil.

 Terlebih lagi, cara merekrut petugas pelaksanaan pemilu mulai dari KPU, Bawaslu, Panwas, sampai petugas penghitungan suara di TPS sarat kepentingan politik peserta pemilu.

 Berdasarkan cara merekrut tersebut, menurut saya, politik uang tidak akan bisa dihindari dari kepentingan politik peserta pemilu

(Lewat keterangannya yang dikutip dari laman GenPI.co, Kamis (20 Oktober 2022).

Berita Terbaru

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…

CCTV Diputar di Sidang, Haji Yus Ngaku Pukul Louis Tiga Kali

CCTV Diputar di Sidang, Haji Yus Ngaku Pukul Louis Tiga Kali

Kamis, 08 Okt 2026 07:20 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pengakuan terdakwa Yusuf bin Buamin alias Haji Yus menjadi salah satu fakta menonjol dalam sidang perkara pengeroyokan di p…

Didesak Mundur, Gibran Malah Ingin Fokus Kerja

Didesak Mundur, Gibran Malah Ingin Fokus Kerja

Kamis, 08 Okt 2026 07:18 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak gugatan diskualifikasi pencalonan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam putusan yang…

Raja Properti Tan Kian Diperas Rp55 Miliar

Raja Properti Tan Kian Diperas Rp55 Miliar

Kamis, 08 Okt 2026 07:16 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung mendakwa mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Andriansyah…

KPK ‘Acak-Acak’ Dinkes hingga PDAM Kota Madiun

KPK ‘Acak-Acak’ Dinkes hingga PDAM Kota Madiun

Kamis, 08 Okt 2026 07:07 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mendatangi…

FEBRIE ADRIANSYAH DIDAKWA CUCI UANG RP346 MILIAR

FEBRIE ADRIANSYAH DIDAKWA CUCI UANG RP346 MILIAR

Kamis, 08 Okt 2026 07:02 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, didakwa menerima uang mencapai…