Seorang Kakek di Tuban Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim evakuasi dari BPBD Tuban saat mengangkat jasad kakek Lasi dari dalam sumur.
Tim evakuasi dari BPBD Tuban saat mengangkat jasad kakek Lasi dari dalam sumur.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Kakek Lasi (76) warga Desa Klumpit, Kecamatan Soko, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur milik tetangga yang berjarak 1 kilometer dari rumahnya. Rabu, (26/10/2022).

Ditemukannya jasad kakek malang tersebut tentu menggemparkan keluarga dan warga sekitar. Pasalnya, keluarga sudah mencari keberadaan si kakek sejak hari Senin (24/10/2022) ketika ia tak kunjung pulang ke rumah.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, jasad Lasi ditemukan oleh salah seorang saksi yang melihat sandal serta sarung milik korban berada di sekitaran sumur tempat korban di temukan.

Curiga dengan apa yang ia lihat, saksi tersebut kemudian bergegas melaporkan kepada perangkat desa setempat. Setelah yakin bahwa kemungkinan besar ada jasad Lasi di dalam sumur, barulah kemudian pihak desa meneruskan laporan saksi ke polisi dan BPBD Tuban.

"Sore sekitar pukul 14.00 Kami menerima laporan dari Trantip Kecamatan Soko bahwa di temukan jenazah dalam sumur di belakang rumah milik Bapak Supardi warga Dusun Kebon, kemudian kita datangi dan mengevakuasi korban," kata Sudarmaji, Kamis (27/10/2022).

Usai berhasil dievakuasi, lanjut Sudarmaji, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan.

"Sudah kita serahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan, kita juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam melakukan aktifitas jangan sampai hal serupa terulang kembali," pungkasnya. her

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…