SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Viralnya video detik-detik dirobohkannya gapura tugu perbatasan Mojokerto - Pasuruan di media sosial mendapat respon dari Kantor Cabang Bank Jatim Mojokerto.
Ini lantaran, gapura raksasa bertuliskan 'selamat jalan' tersebut juga tersemat Logo Bank Jatim.
Selain itu, kabar yang beredar di masyarakat cenderung tak sedap dan terkesan merugikan nama baik instansi bank plat merah tersebut.
R. Deni Mahendra, Pimpinan Cabang Bank Jatim Mojokerto mengatakan pihaknya perlu angkat bicara terkait kesimpang siuran kabar tersebut.
"Berita yang beredar luas jauh berbeda dengan fakta sebenarnya. Sehingga menimbulkan kesan negatif yang merugikan citra Bank Jatim," terangnya, Senin (14/11).
Ia menyebut, masyarakat banyak termakan kabar jika gapura yang terletak tepat didepan rumah sakit Brimob Watukosek ini roboh dengan sendirinya.
Padahal gapura tersebut sengaja dirobohkan karena sebelumnya sudah diketahui rusak.
"Jadi sebelum gapura tersebut ambruk dan mengenai pengendara yang lewat, dirobohkan terlebih dahulu oleh instansi terkait. Makanya jalan tersebut sempat macet sebentar karena para pengendara yang lalu lalang diberhentikan sementara untuk melakukan pekerjaan itu," jelasnya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, gapura tersebut bisa retak karena terjadi hujan deras berhari-hari yang membuat bangunan tua itu mengalami pengikisan.
Rencananya gapura akan dibuatkan yang baru sebagai pengganti dan ciri khas perbatasan dua kota di Jawa Timur itu.
Masyarakat Jawa Timur yang melewati dua kota tersebut, tentunya tak asing dengan tugu ini. Bahkan sering kali tugu tersebut digunakan sebagai spot foto masyarakat yang sedang berkendara.
Mereka tak ragu turun dari kendaraan demi bisa foto di tugu dengan alasan supaya ada kenangan.
Selain itu, bangunan tugu tersebut juga sangat antik, mencerminkan bangunan perbatasan kerajaan pada masa Hindu-Budha dan Islam. Di zaman sekarang ini, tentu bangunan tersebut sangat langka. Dwi
Editor : Redaksi