Waspada! PVMBG Temukan Potensi Longsor Masih Terjadi Di Banaran dan Talun Ponorogo 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim PVMBG Bandung dan BPBD Ponorogo saat melakukan mitigasi pergerakan tanah pasca longsor di Talun Kecamatan Ngebel. 
Tim PVMBG Bandung dan BPBD Ponorogo saat melakukan mitigasi pergerakan tanah pasca longsor di Talun Kecamatan Ngebel. 

i

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung baru saja merampungkan pemantauan intensif selama tiga hari di titik lokasi tanah gerak wilayah Banaran dan Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Hasilnya, kedua wilayah tersebut ditegaskan tetap menyandang status zona merah rawan bencana longsor.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Ismoyo, mengungkapkan bahwa pemantauan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang diajukan pihaknya sejak April lalu untuk mengevaluasi aktivitas tanah di titik-titik rawan tersebut, Selasa (12/05/2026).

 

 

Di wilayah Banaran, tim PVMBG menemukan bahwa meski struktur tanah mulai mengeras, konturnya tetap bersifat lembut sehingga sangat rentan jika terpapar air hujan. Ismoyo menyebutkan ada potensi ancaman langsung bagi warga yang tinggal di bagian atas lereng.

 

"Di Banaran ternyata sudah cukup keras, cuma tanahnya memang kontur tanahnya memang agak lembut. Karena di atasnya itu ada tiga rumah yang berpotensi terdampak kalau terjadi longsor atau tanah gerak," ujar Ismoyo.

 

Sebagai langkah mitigasi darurat, warga diminta secara swadaya menutup retakan-retakan tanah yang ada menggunakan tanah biasa agar air hujan tidak meresap masuk dan memicu pergeseran lebih lanjut. Selain itu, jalur air baru sedang diupayakan agar aliran permukaan tidak memperparah kondisi retakan.

 

Sementara itu, kondisi di wilayah Talun sedikit berbeda. Meskipun material lumpur akibat pergeseran sebelumnya sudah turun, lokasi tersebut kini menyisakan material berat berupa kerikil dan batu-batu besar.

"Batu-batu besar itu masih bisa ditahan oleh tanaman. Tapi diharapkan nanti ada penghijauan atau reboisasi di bekas-bekas (longsoran) itu," tambah Ismoyo. Di Talun, tercatat ada sekitar empat hingga lima rumah yang masuk dalam peta terdampak jika terjadi longsoran susulan, meski jaraknya relatif lebih jauh dibandingkan titik Banaran.

 

Meski saat ini mulai memasuki musim kemarau, Ismoyo menekankan bahwa pemantauan tetap dilakukan karena potensi hujan deras atau cuaca ekstrem masih mungkin terjadi secara tiba-tiba. Pihaknya bersama tim PVMBG bahkan menggunakan teknologi drone untuk memetakan perkembangan gerakan tanah secara akurat.

 

Pihak BPBD memberikan imbauan keras kepada masyarakat di zona merah agar tidak lengah.

 

"Masyarakat diharapkan nanti kalau misalnya hujan cukup lama atau cukup deras, diharapkan segera mencari tempat yang sudah tidak berbahaya atau yang sudah aman," pungkasnya.

 

Hingga saat ini, pantauan di lapangan menunjukkan belum ada pergerakan tanah yang signifikan karena intensitas hujan yang masih rendah. Namun, status zona merah tetap menjadi peringatan bagi warga untuk selalu siap melakukan evakuasi mandiri. roh

Tag :

Berita Terbaru

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…

Thailand Week 2026 Dorong Potensi Transaksi Dagang RI–Thailand hingga Rp15 Miliar

Thailand Week 2026 Dorong Potensi Transaksi Dagang RI–Thailand hingga Rp15 Miliar

Jumat, 24 Jul 2026 18:24 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kota Surabaya kembali menjadi lokasi penyelenggaraan ajang perdagangan internasional melalui Thailand Week 2026 yang digelar pada 2…

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Anak Muda Terjun ke Sektor Pertanian

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Anak Muda Terjun ke Sektor Pertanian

Jumat, 24 Jul 2026 16:42 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 16:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sektor pertanian dinilai memiliki peluang ekonomi yang semakin besar seiring berkembangnya teknologi, kemudahan akses sarana p…

Siapkan Generasi Digital Indonesia, BSI Biayai Talenta IT Cilik Yang Diapresiasi NASA

Siapkan Generasi Digital Indonesia, BSI Biayai Talenta IT Cilik Yang Diapresiasi NASA

Jumat, 24 Jul 2026 14:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Di tengah kebutuhan Indonesia akan talenta digital yang semakin besar, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mensuport i…

Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda

Said Abdullah: RedTalk Jadi Wadah Bersama, Tempat Mendengar Suara Anak Muda

Jumat, 24 Jul 2026 14:17 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan RedTalk merupakan ruang dialog yang dibangun untuk mendengar aspirasi …

Klarifikasi Korlantas Polri: Isu Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Dipastikan Hoaks!

Klarifikasi Korlantas Polri: Isu Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Dipastikan Hoaks!

Jumat, 24 Jul 2026 12:46 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Seiring beredarnya informasi di medsos dan media-media online tentang adanya aturan baru yang menyebut pengendara sepeda motor d…