Dokter: Hal yang Harus Dilakukan Setelah Digigit Ular Berbisa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter spesialis penyakit dalam Ari Fahrial Syam mengingatkan seseorang yang telah digigit ular berbisa supaya dibawa ke rumah sakit. Kemudian, dokter akan melihat kondisi pasien sebelum akhirnya memberikan anti bisa ular.

Ari menjelaskan, prinsipnya jika seseorang setelah mengalami gigitan ular yang diduga beracun maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah membawa orang yang digigit hewan melata ini ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

"Kemudian, dokter akan melihat kondisi luka pasien," katanya, Rabu (21/12).

Setelah itu, dia melanjutkan, dokter akan memberikan anti bisa ular. Terkait anti bisa ular seperti apa yang digunakan, Ari menjelaskan ini tergantung pada jenis ularnya. Oleh karena itu, dia melanjutkan, perlu dilakukan observasi atau surveillans dulu kira-kira apakah ular berbisa yang menyebabkan orang yang digigit tersebut bisa menyebabkan masalah kesehatan. 

Ari menjelaskan, biasanya yang diserang ular berbisa ini adalah sistem persarafan, pasien tidak bisa bernapas sehingga menyebabkan depresi pernapasan dan meninggal dunia. Bisa ular ini juga dapat menyerang saraf otak yang menyebabkan tidak sadar diri.

"Hal ini yang harap diperhatikan," ujarnya.

Oleh karena itu, Ari merekomendasikan pihak rumah sakit yang ada di lokasi orang yang tergigit ular ini harus menyediakan anti bisa ular.

Sebelumnya, Asisten dan Crew Panji Petualang, Alprih Priyono meninggal dunia, Senin 19 Desember 2022. Alprih menghembuskan napas terakhir akibat digigit ular king cobra. Kepergian Alprih dibenarkan oleh rekannya Galuh Cusine lewat video yang diunggah di akun youtube miliknya.

"Innalilahi wainailaihi rojiun, mungkin teman-teman sudah tahu tentang berita bahwa teman kita, sahabat kita Alprih Priyono atau lebih dikenal si muncung pada tadi malam meninggal dunia," ujarnya, Rabu (21/12).

Di video tersebut, ia juga mengungkap dirinya mendapatkan kabar dari Arby Reptil dan grup dream team, kemudian berdiskusi bahwa Alprih terkena gigitan king cobra. Ia juga mengungkap almarhum sempat dibawa ke rumah sakit. Setelah beberapa lama, Alprih meninggal dunia pada pukul sekitar 1 dini hari.

Tag :

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …