Kecelakaan Karambol Bypass Balokgmojo, Satu Pemotor Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kecelakaan berujung maut terjadi di Jalan Raya Bypass Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Senin (2/1). Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan karambol di ruas jalan nasional tersebut. Nyawa korban tak tertolong saat dirawat di rumah sakit.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban adalah Onggo Sarono, 46, warga Desa Banjaragung, Kecamatan Puri. Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 itu bermula, saat korban yang mengendarai Yamaha Mio bernopol S 6573 VB melaju dari arah Mojokerto - Jombang. Berkendara tanpa memakai helm, korban beriringan dengan dua mobil di belakangnya.

Yakni, Mobil Honda BRV bernopol W 1995 YH yang dikemudikan Herman Widodo, 50, warga Desa/Kecamatan Sooko dan Mobil Honda CRV bernopol B 1120 PJJ yang dikendarai Hariadi Mulyantono, 45, warga Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging.

Sesampainya di lokasi, Onggo yang semula melaju di lajur kiri mendadak pindah haluan ke kanan. Saat itu juga, Mobil Honda BRV bernopol W 1995 YH yang dikemudikan Herman sudah berada di lajur kanan. Lantaran hendak menyalip truk yang belum diketahui identitasnya yang tengah melaju landai di depan keduanya.

"Korban, pengendara roda 2, akhirnya bersinggungan dengan mobil Honda BRV yang saat itu hendak menyalip truk," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko, Senin (2/1). Alhasil, korban hilang kendali dan terjatuh ke kiri. Hingga, Onggo yang berkendara tanpa memakai helm pun tersambar mobil Honda CRV bernopol B 1120 PJJ yang dikendarai Hariadi yang melaju di belakangnya.

Kecelakaan pun tak terelakkan. Kerasnya benturan membuat bagian depan mobil ringsek. Korban pun mengalami luka serius di kepala. Dalam kondisi kritis, Onggo dievakuasi tim PMI Kabupaten Mojokerto ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk mendapat pertolongan medis. Nahas, meski sempat dirawat, nyawa korban tak tertolong.

"Korban meninggal dunia di rumah sakit, tadi (2/1) sempat mendapat perawatan. Korban mengalami luka berat di kepala," terang Wihandoko. Guna pemeriksaan lebih lanjut, kendaraan kedua sopir mobil yang terlibat kecelakaan langsung dievakuasi dan diamankan petugas Satlantas Polres Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK sudah selesai melakukan gelar perkara atas operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor. KPK m…

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com – OTT berkaitan dengan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, ditanggapi Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan meminta publik menunggu k…