Dokter: Konsumsi Ikan Dukung Tumbuh Kembang Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Konsumsi ikan penting untuk mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak. Asupan nutrisi dari ikan juga dapat menjadi membantu mencegah stunting.

"Konsumsi protein hewani, khususnya ikan, sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak," kata dokter spesialis gizi klinis Nurhati Febriani, Rabu (25/1/2023).

Dr Nurhati menjelaskan bahwa kandungan protein yang terdapat di dalam ikan sangat tinggi. Ikan juga mudah dicerna oleh anak.

"Ikan mengandung asam amino dalam bentuk yang mendekati asam amino tubuh manusia," jelas dokter yang praktik di RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara, Jawa Tengah, itu.

Dr Nurhati menyebut bahwa asam amino taurin yang terkandung di dalam ikan dapat berperan besar dalam perkembangan otak. Taurin juga merangsang pertumbuhan sel otak di masa balita dan pada 1.000 hari pertama kehidupan atau masa emas pertumbuhan anak.

"Karena itu, para orang tua dapat memperbanyak konsumsi protein hewani untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka, khususnya ikan atau protein hewani lainnya," katanya.

Protein hewani lain yang juga penting dalam mendukung tumbuh kembang anak di antaranya telur dan daging. Selain memperbanyak jumlah protein hewani, jangan lupa tetap masukkan lemak dalam porsi makan anak sesuai kebutuhan harian.

Menurut dr Nurhati, orang tua tetap perlu memerhatikan kandungan makronutrien, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Lalu, sertakan pula mikronutrien dalam menu makan anak, seperti vitamin dan mineral serta air.

"Pemenuhan pola makan bergizi seimbang akan bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak terutama dalam mendukung upaya pencegahan stunting," katanya.

Sementara itu, ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr Yudhi Wibowo mengatakan Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap 25 Januari menjadi momentum tepat memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat melalui asupan bergizi seimbang. Ia menyebut saat ini terdapat tiga hal yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak, mulai dari pemangku kepentingan hingga masyarakat.

"Tiga hal tersebut antara lain penyakit tidak menular, penyakit menular, dan masalah gizi, baik itu masalah gizi lebih maupun gizi kurang termasuk juga stunting," kata Yudhi yang juga pengajar di Fakultas Kedokteran Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah.hlt/ikn

Tag :

Berita Terbaru

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai langkah strategis dalam mengejar target penemuan 2.499 kasus TBC sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo…

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdasarkan pemantauan pasar yang dilakukan secara berkala melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok…