Studi: Kayu Manis Cegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pengidap diabetes, baik tipe 1 dan tipe 2, harus berhati-hati terhadap lonjakan kadar gula darah sesaat setelah makan. Minuman tertentu tampak bisa membantu mengurangi dampak lonjakan glukosa darah tersebut.

Terapis gizi Orley Kutner menyarankan untuk mengonsumsi kayu manis. Menurut dia, kayu manis merupakan pemanis alami yang sangat dihargai sejak peradaban kuno.

Kayu manis berfungsi mengurangi lonjakan glukosa darah setelah makan dan membantu meningkatkan sensitivitas insulin yang bagi pengidap diabetes tipe 2.

"Coba masukkan sebatang kayu manis ke dalam air mendidih dan minum rendamannya sebagai teh setelah makan," kata Kutner, dikutip Express, Rabu (25/1).

Klaim tersebut juga didukung oleh beberapa studi, seperti penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Food Science pada 2019. Para responden yang berjumlah 41 orang dewasa sehat dibagi menjadi tiga kelompok dan dipantau selama 40 hari.

Kelompok pertama diberi satu gram kayu manis sehari, kelompok dua diberi tiga gram sehari, dan kelompok ketiga diberi enam gram sehari. Mereka juga menjalani tes gula darah sebelum mengonsumsi kayu manis dan setelah makan.

Hasilnya, mereka yang mengonsumsi enam gram kayu manis sehari memiliki dampak signifikan. Secara khusus, tiga sampai enam gram konsumsi kayu manis memengaruhi pada pemeriksaan darah individu tertentu secara positif.

"Oleh karena itu, bisa dipertimbangkan untuk mengonsumsi kayu manis secara teratur," kata peneliti studi.

Studi terpisah yang diterbitkan dalam Diabetes Care pada 2003 melakukan eksperimen serupa. Para responden yang berjumlah 60 orang dengan diabetes tipe 2 dibagi secara acak menjadi enam kelompok.

Kelompok satu, dua, dan tiga masing-masing mengonsumsi satu, tiga dan enam gram kayu manis setiap hari. Sementara kelompok empat, lima, dan enam diberi kapsul plasebo selama 40 hari.

Hasil penelitian menunjukkan asupan satu, tiga, atau enam gram kayu manis per hari tebukti mengurangi glukosa serum, trigliserida, dan kolesterol low-density lipoprotein (LDL) pada orang dengan diabetes tipe 2. Di samping itu, kolesterol totalnya juga tampak turun.

"Mengonsumsi kayu manis dalam makanan pengidap diabetes 2 akan mengurangi faktor risiko yang terkait dengan diabetes dan penyakit kardiovaskular," ujar studi itu.hlt/jyu

Tag :

Berita Terbaru

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai langkah strategis dalam mengejar target penemuan 2.499 kasus TBC sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo…

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdasarkan pemantauan pasar yang dilakukan secara berkala melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok…