Lancarkan Aliran Air, Mesin Pencacah Eceng Gondok di Bengawan Jero Ditambah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati menerima slenger perahu pencacah Enceng gondok dari ketua Kwarcab Moh Nalikan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati menerima slenger perahu pencacah Enceng gondok dari ketua Kwarcab Moh Nalikan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Hujan yang terus mengguyur di wilayah Lamongan membuat sebagian wilayah mengalami banjir, seperti di Bengawan Solo. Bahkan aliran airpun tersendat. Kondisi seperti ini membuat pemerintah setempat berfikir keras, bagaimana membuat kelancaran aliran sungai,  salah satunya menambah perahu pencacah enceng gondok.

Pemkab setempat bisa sedikit bernafas lega, karena bantuan perahu pencacah enceng gondok, dan perahu akomodasi didapat dari bantuan  Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Lamongan, yang diserahkan terimakan pada Rabu (15/2/2023), di  Jembatan Kiringan Kecamatan Turi.

Penyaluran perahu diserahkan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Lamongan.

“Perahu ini merupakan bantuan dari Kwarcab Lamongan yang bisa dimanfaatkan untuk menyapu eceng gondok. Kita harapkan dengan bantuan perahu ini bisa membersihkan eceng gondok sehingga memperlancar arus air menuju pembuangan. Kepada Pak Camat Turi dan Camat Kalitengah, bantuan ini dapat dioperasionalkan mendampingi perahu cacah yang sudah ada,” terang bupati.

Sejak November tahun lalu, program gerakan perahu penyapu eceng gondok (Garpu Sendok) terus dilakukan hingga sekarang dan akan berlanjut hingga tuntas.

“Dengan tambahan perahu pencacah ini diharapkan semakin mempercepat gerakan garpu sendok yang telah terlaksana sepanjang 27 kilometer dari target 40 kilometer. Sehingga memperlancar aliran air dan tidak terganggu lagi dengan eceng gondok dan sampah,” ucap Pak Yes.

Berkesempatan hadir ditengah-tengah masyarakat itu pula, Pak Yes mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan, serta mendorong agar aktivitas belajar mengajar terus maksimal.

“Mari kita semua saling gotong royong untuk menjaga kebersihan sungai kita. Bahkan aktifitas tidak boleh berhenti. Bagi sekolah-sekolah yang terdampak banjir agar cepat ditangani dan dicarikan solusi. Jangan sampai proses belajar mengajar berhenti. Bisa memanfaatkan balai desa untuk belajar,” tambahnya.

Selain menyalurkan bantuan perahu, bertempat di Balai Desa Kemlagilor, Pak Yes juga menyerahkan bantuan sebanyak 508 paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir yang tersebar di enam desa di Kecamatan Turi. Dimana masing-masing-masing paket berisi beras 5 kg, minyak goreng dan mie instan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Lamongan Moh Nalikan serta kepala OPD terkait. jir

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…