Program PISEW Sasar 18 Desa di Magetan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemaparan Pelaksanaan PISEW TA 2023. Foto: Diskominfo Magetan.
Pemaparan Pelaksanaan PISEW TA 2023. Foto: Diskominfo Magetan.

i

SURABAYAPAGI,COM, Magetan - Program Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun 2023 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyasar sebanyak 18 desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Magetan Sudiro mengatakan, selain mengentaskan kemiskinan, program PISEW dijalankan dengan tujuan agar masyarakat pedesaan berdaya dan mampu mengelola sumber daya lokal guna peningkatan ekonomi.

"Untuk Magetan mendapat kuota Rp4,5 miliar yang akan dibagi menjadi sembilan program yang akan dilaksanakan di 18 desa melalui swakelola," kata Sudiro dalam kegiatan sosialisasi program PISEW tahun 2023 di Magetan, Rabu (8/3/2023).

Menurutnya, pelaksanaan program swakelola tersebut telah sesuai dengan sasaran dari kegiatan, yakni untuk meningkatkan kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam pembentukan kelembagaan, proses perencanaan, dan pelaksanaan konstruksi.

Peran masyarakat dalam program itu dimaksimalkan di lokasi kegiatan. Selain itu, masyarakat akan memperoleh pendapatan atau penghasilan karena kegiatan itu dikerjakan oleh masyarakat desa.

Sudiro menuturkan, program yang akan dilaksanakan nantinya berdasarkan kebutuhan, dan bukan berdasar keinginan.

"Jadi kegiatan ini berdasar dari kebutuhan masyarakat, bukan berdasar keinginan masyarakat," ujarnya.

Adapun jenis infrastruktur dalam kegiatan PISEW 2023 adalah berupa jalan dan jembatan, tambatan perahu, dan bangunan pasar. Meskipun swakelola, pelaksanaan kegiatan akan didampingi oleh fasilitator masyarakat dengan latar belakang keahlian yang berkompeten.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR, karena tahun 2023 ini masih mempercayakan Kabupaten Magetan untuk melaksanakan program PISEW. Harapannya, program ini agar dikerjakan sebaik-baiknya sesuai dengan juklak serta juknis, berbasis kebutuhan, yakni sesuai dengan peruntukan dan kegunaan bagi masyarakat," pungkasnya. mgt

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…