Dokter: Jangan Sembarangan Minum Obat Tidur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tidur adalah salah satu kebutuhan dasar manusia untuk kesehatan seperti penambahan energi, penampilan, dan kesejahteraan fisik. Jika tidur terganggu maka kesehatan juga terancam.

Gangguan tidur yang biasa terjadi adalah insomnia. Insomnia berpengaruh terhadap produktivitas seseorang serta menjadi faktor risiko untuk penyakit medis dan kejiwaan lainnya.

Tak jarang orang yang mengidap insomnia memilih jalan pintas dengan meminum obat tidur agar bisa tidur nyenyak. Padahal, itu dapat berefek buruk. Obat tidur hanya dapat diberikan jika dalam keadaan tertentu saja.

"Pengobatannya kalau bisa hanya tiga pekan, jangan lebih dan jangan terus menerus," ujar dokter spesialis saraf  Rimawati Tedjasukmana dalam bedah buku Insomnia memperingati World Sleep Day dengan tema "Sleep Is Essential for Health", digelar secara daring oleh Perkumpulan Ilmu Kedokteran Tidur Indonesia (Perdoktin).

Penyebab insomnia bisa bermula dari hal kecil seperti bermain gawai sebelum tidur. Kalau itu penyebabnya, insomnia bisa diatasi tanpa obat.

Memang dengan obat akan cepat mengatasi sulit tidur, tapi itu hanya manfaat jangka pendek. Risikonya, minum obat tidur justru bisa membuat seseorang kebal.

"Terapi tanpa obat itu butuh waktu lebih panjang karena harus melatih apa yang harus dilakukan, tapi keuntungannya jangka panjang. Seumur hidup. Kalau suatu saat muncul kembali tidak bisa tidur, bisa dengan cara-cara terapi perilaku," papar Rimawati.

Orang dengan insomnia dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menjalankan tata laksana yang tepat. Entah butuh penanganan jangka pendek dengan obat tetapi dengan dosis rendah dan ada batasan waktu, atau butuh penanganan jangka panjang.

Diagnosis dari dokter juga dapat diukur dari tiga faktor, yakni predisposisi, presipitasi, atau perpetuasi. Predisposisi ini seperti usia, jenis kelamin, genetik, dan lainnya. Presipitasi seperti stres akut, kejadian traumatis, dan lainnya. Sedangkan perpetuasi seperti kebiasaan atau penyebab munculnya insomnia.

"Dokter akan melihat tiga kunci, apakah ada gangguan tidur yang persisten, apakah kesempatan tidur sudah cukup, dan apakah ada disfungsi pada siang hari," jelas dokter spesialis saraf  Desak Ketut Indrasari Utami dalam kesempatan yang sama.hlt/tdr

Tag :

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…