Tak Sabaran Antre di ATM, Polisi Aniaya Rekannya Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi polisi yang berada di salah satu mesin ATM. SP/ Dsy
Illustrasi polisi yang berada di salah satu mesin ATM. SP/ Dsy

i

SURABAYAPAGI.com, Medan - Satuan Brimob Polda Sumut Bripka Mahadi Sihombing kembali menjadi geger lantaran adanya anggota Dit Samapta Polda Sumut Bripda Rizki Kemit yang nekat menganiaya rekannya sesama anggota polisi .

Kapolsek Medan Tuntungan, Iptu Cristin Malahayati Simanjuntak mengungkapkan kasus itu bermula saat korban sedang melakukan transaksi di ATM dalam Alfamidi. 

Kemudian pelaku datang dan ikut mengantre di belakang korban. Pelaku sempat meminta agar dirinya di dulukan untuk bertransaksi, tapi diabaikan korban.

"Untuk pemicunya karena pelaku bisa dikatakan tidak sabar menunggu antrean di ATM itu. Sehingga berujung kepada penganiayaan. Saat ini kita sedang menunggu arahan Satreskrim Polrestabes Medan untuk proses selanjutnya," pungkasnya.

Setelah pelaku selesai bertransaksi, dia lalu menemui korban yang berada di parkiran Alfamidi. Pelaku lalu mengaku sebagai anggota Dit Samapta. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang korban. Saat itu keduanya dipisahkan warga.

"Pelaku memukul pipi korban menggunakan tangannya dan menendang perut serta dada korban," ujar Cristin.

"Kasusnya telah kita tangani. Mulai pemeriksaan saksi, penyelidikan, olah TKP, pemeriksaan bukti-bukti dan petunjuk lainnya," kata Cristin saat dihubungi, Kamis (23/3/2023)

Lebih lanjut, Cristin menyebut, pelaku telah diamankan. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku kesal mengantre di ATM. Dsy/kmp/sr

 

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…