Pemkab Pasuruan Adakan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Pola Kemitraan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Irsyad saat mebuka pelatihan kepemimpinan
Bupati Gus Irsyad saat mebuka pelatihan kepemimpinan

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Selain harus memiliki kapasitas, pemahaman dan pengalaman sebagai pemimpin, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Terlebih saat ini seluruh sistem  pemerintahan telah terkoneksi dengan teknologi.  

Disampaikan pada saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Pola Kemitraan Angkatan III Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pasuruan Tahun 2023, Kepala Daerah menitipkan beberapa pesan pentingnya upgrading kemampuan manajerial kepada seluruh peserta. Khususnya tentang tantangan dan peluang bagi para pejabat eselon III dalam mengoptimalkan kinerja sebagai pimpinan di instansi masing-masing.  

Di era disrupsi yang serba digital, sudah menjadi keharusan bagi pejabat menguasai TIK. Apalagi saat ini sudah memasuki revolusi industri 4.0 yang sebentar lagi akan berganti ke 5.0, pesan Bupati Irsyad kepada seluruh peserta pelatihan pada hari Rabu(3/5/2023) siang.

Lebih lanjut, Gus Irsyad sapaannya menyatakan, urgensitas digelarnya pelatihan tersebut sebagai media pembelajaran bagi masing-masing peserta pelatihan untuk mengelola psikologi. Hal itu dikarenakan, semakin tinggi sebuah jabatan maka resiko dan tekanan juga akan semakin tinggi.

"Sisi lain pelatihan ini sangat penting untuk mengelola psikologi. Kalau sudah menjabat, semakin naik nanti resiko dan tekanannya juga akan semakin tinggi. Jadi, pengelolaan emosi dan psikologi ini perlu. Pemimpin itu harus tahan banting dan untuk bisa tahan banting perlu memahami tugas dan kewenangan Bapak Ibu, tutur Kepala Daerah didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani.

Di sisi lain, dalam sambutannya Bupati menambahkan, target dilaksanakannya pelatihan adalah untuk meningkatan kualitas diri dan kemampuan leadership. Menurutnya, sebagai calon-calon pemimpin tidak hanya dituntut memiliki pengalaman saja. Melainkan juga wajib memiliki bekal ilmu pengetahuan.

"Pendidikan dan pelatihan memang diperlukan untuk sekarang ini. Kualitas layanan itu juga harus diikuti oleh kapasitas dari pemimpinnya. Menjadi pemimpin tidak cukup pengalaman saja tetapi juga pemahaman, kualitas dari materi dan pemahaman terhadap aturan dan ketentuan yang tiap tahun terus berubah, katanya.

Diketahui, penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pasuruan Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan kepemimpinan. Kegiatan dihadiri oleh 30 peserta yang merupakan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Bertempat di Hall Hotel Tanjung, Prigen, acara dihadiri oleh pejabat dari BKPSDM Provinsi Jawa Timur. Diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas yang dilakukan oleh BKPSDM Jawa Timur dan BKPSDM Kabupaten Pasuruan serta perwakilan dari peserta. Selanjutnya, sebagai simbolis Bupati Irsyad menyerahkan Kartu Peserta kepada dua orang perwakilan peserta pelatihan. ris

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…