Seorang Ibu ASN di Bengkulu Tega Jadikan Anak Kandung PSK di Rumahnya Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konferensi pers pengungkapan kasus ASN di Bengkulu Selatan menjual anak kandung ke lelaki hidung belang. SP/ BGK
Konferensi pers pengungkapan kasus ASN di Bengkulu Selatan menjual anak kandung ke lelaki hidung belang. SP/ BGK

i

SURABAYAPAGI.com, Bengkulu - Seorang ibu di Bengkulu yang juga merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tega menjadikan anak kandungnya sendiri sebagai pekerja seks komersial (PSK) di rumahnya sendiri.

Ibu tersebut diketahui berinisial T (42) yang merupakan warga Kecamatan Pasar Manna, Bengkulu Selatan sekaligus ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Florentus Situngkir mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari warga tentang adanya praktik prostitusi di rumah tersangka, tim gabungan TPPO langsung melakukan penyelidikan. Lalu pada Rabu (21/06/2023) dini hari, tim gabungan mendapati praktik tersebut.

Anak kandung pelaku berinisial Y (22) ditemukan berada di dalam sebuah kamar di rumah bersama seorang pria. Lalu, pelaku juga memberikan imbalan kepada sang anak kandung sebesar Rp250 ribu usai melayani nafsu pria hidung belang.

“Korban Y merupakan anak kandung dari tersangka T. Tersangka ini juga berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS),” jelas Florentus, Jumat (23/06/2023).

Pelaku T dibawa ke Mapolres Bengkulu Selatan dini hari dan langsung ditetapkan sebagai tersangka atas kasus perdagangan anak.

Atas perbuatannya, kini tersangka dijerat pasal 2 Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan/atau pasal 296 KUHP dan/atau pasal 506 KUHP. dsy

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…