Diduga Kelebihan Muatan, Truk Angkut Tebu Terguling dan Timpa Mobil Pick Up

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi kedua kendaraan sebelum dievakuasi petugas. SP/Lestariono
Kondisi kedua kendaraan sebelum dievakuasi petugas. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi poros jalan provinsi Jawa Timur jurusan Blitar-Malang macet total. Hal ini disebabkan peristiwa kecelakaan antara truk bermuatan tebu dengan mobil pick up yang terjadi pada Selasa (29/08/2023) petang sekitar pukul 18.00 WIB.

Peristiwa yang terjadi di wilayah Jalan umum Desa Kalilegi Kec Selorejo Kabupaten Blitar tersebut dibenarkan oleh Kanit Laka Satlantas Polres Blitar Iptu Heri Irianto saat di dampingi Kasat Lantas Polres Blitar AKP Mursid Budi Hartanto pada Surabaya Pagi di TKP semalam.

Iptu Hery Irianto menjelaskan kronologi kejadian, saat itu Truk Isuzu nopol N 8827 UP bermuatan tebu yang dikemudikan Oggi Kufdikul Anam (28) warga Desa Petungsewu Kec Wagir Kabupaten Malang melaju dari arah timur menuju Blitar memasuki jalan umum Desa Kalilegi yang posisi jalan menikung tajam.

Saat di tikungan tersebut, muatan tebu begitu berat sehingga truk pun terguling. Bersamaan itu ada mobil Pick Up Grand Max nopol N 9331 EK yang dikemudikan Ali Sahara (32) warga desa Sukodono Kec Dampit Kab Malang bersama istri dan anaknya dari arah barat (Blitar menuju Malang).

"Mobil Truk Isuzu terguling ke arah kanan, selanjutnya menimpa mobil Pick Up yang berlawanan arah, sehingga mobil Pick Up alami kerusakan pada depan tempat sopir Pick Up, untuk luka-luka ada 3 selain pengemudi truk juga Kriston Ika Lestari (30) dan Gisela Aruni (4) yang merupakan istri dan anak Ali Sahara, untuk yang luka langsung kita rujuk di RSUD Kesamben,” jelasnya, Rabu (30/08/2023).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terkait dua pengemudi beserta saksi di lapangan. Sementara untuk mobil keduanya telah diamankan di Pos Polisi Brongkos.

Akibat insiden tersebut juga mengakibatkan kemacetan sekitar dua jam dan berakhir lancar kembali. les/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…