DJP Jatim II Cetak Hattrick, Lampaui Target Penerimaan Pajak Sebesar Rp 24,788 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Surabaya - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II (Kanwil DJP Jawa Timur II) berhasil cetak hattrick dalam prestasi melampaui target penerimaan pajak.
 
Pada tahun 2023, Kanwil DJP Jawa Timur II berhasil kumpulkan penerimaan pajak sebanyak Rp28,408 triliun, melampaui target yang ditetapkan yakni senilai Rp27,488 triliun dengan presentase peningkatan sebesar 103,35 persen. Dengan capaian ini menandai pertumbuhan positif sebesar 7,01 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya
 
Keberhasilan ini merupakan prestasi tiga tahun berturut-turut, yang tidak hanya disumbangkan oleh Kanwil DJP Jawa Timur II, tetapi juga oleh seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah tersebut. 
 
Diantaranya, KPP Madya Sidoarjo, KPP Pratama Bojonegoro, dan sejumlah lainnya berhasil mencapai atau bahkan melebihi target yang ditetapkan.
 
Secara rinci realisasi penerimaan pajak dari sebagian KPP antara lain KPP Madya Sidoarjo Rp9,48 triliun (101,87 persen), KPP Madya Gresik Rp7,47 triliun (102,54 persen), KPP Pratama Sidoarjo Utara Rp1,61 triliun (102,14 persen), KPP Pratama Sidoarjo Barat Rp775,44 M (102,69 persen) serta KPP Pratama Sidoarjo Selatan Rp936,18 M (103,71 persen).
 
Atas capaian yang signifikan itu, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Agustin Vita Avantin, menyampaikan apresiasinya dan berterima kasih kepada seluruh pihak khususnya Wajib Pajak.
 
"Tentu keberhasilan ini tak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dan stakeholder, terutama Wajib Pajak, yang telah menjalankan kewajiban perpajakannya dengan baik. Terima kasih atas kontribusinya," kata  Rabu, (17/1/2024).
 
Diketahui, realisasi penerimaan pajak didominasi oleh Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN dan PPnBM) sebesar 53,99 persen dari total penerimaan. Sedangkan untuk sektor Industri Pengolahan menjadi kontributor terbesar dengan 48,72 persen, diikuti oleh sektor Perdagangan (18 persen) dan sektor Pemerintahan (10,8 persen).
 
"Terima kasih kepada seluruh instansi, lembaga, asosiasi, dan pihak ketiga yang telah berkolaborasi dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak," imbuhnya.
 
Sementara itu, mengingat segera memasuki masa pelaporan SPT Tahunan, pihaknya menghimbau Wajib Pajak segera melaporkan SPT Pajak Penghasilan Tahun 2023. 
 
Perlu diketahui, untuk batas waktu pelaporan untuk Orang Pribadi hingga 31 Maret 2024, sedangkan untuk Badan adalah 30 April 2024. Wajib Pajak dapat memanfaatkan e-filing melalui laman resmi atau menyampaikan langsung ke Kantor Pelayanan Pajak terdaftar.
 
Agustin juga berharap, kedepan DJP Jatim II dapat terus mendorong kesadaran pajak dan memastikan kelancaran pelaporan SPT Tahunan demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Ain
 

Berita Terbaru

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Mudahkan Jamaah Beribadah ke Tanah Suci, PCNU Lamongan Gandeng Travel Umrah Sunan Drajat

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan terus memperkuat ikhtiar memberikan kemudahan dan pelayanan kepada jamaah. Salah s…

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Gerindra Unggul di Jatim, Ketua Fraksi Alvis Ingatkan Kader Tidak Terlena Sampai 2029

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Elektabilitas Partai Gerindra yang menempati posisi teratas dalam survei politik terbaru di Jawa Timur mendapat respons dari Ketua…

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Trans Jatim Jadi Program Terpopuler Khofifah-Emil, Kepuasan Warga Capai 82,5 Persen

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru kepuasan warga terhadap program-program Gubernur Jawa…

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…