KPU Sidoarjo Gelar Senam Sehat Seluruh Anggota KPPS Jelang Coblosan Pemilu 2024

author Sugeng Purnomo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menggelar senam sehat bugar serempak di halaman kantor KPU Sidoarjo, Minggu (10/02/2024). 
Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menggelar senam sehat bugar serempak di halaman kantor KPU Sidoarjo, Minggu (10/02/2024). 

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - KPU Sidoarjo bersama Pemerintah Kota (Pemkab) Sidoarjo kemudian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menggelar senam sehat bugar serempak di halaman kantor KPU Sidoarjo, Minggu (11/02/2024). 

Senam bersama ini, bertujuan untuk menjaga kebugaran para petugas KPPS sebelum penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024 mendatang. 

Ketua KPU Sidoarjo, M. Iskak dalam kesempatannya sebelum senam sehat mengatakan sesuai surat edaran, pelaksanaannya di tanggal 2 dan 9 Februari. Akan tetapi, kami berharap pelaksanaan senam bersama ini tidak hanya diikuti pada tanggal itu saja.

"Kami berharap mereka (KPPS dan PPS) bisa menggelar senam atau olahraga secara mandiri agar kebugaran mereka tetap terjaga,” kata Iskak, Minggu (11/02/2024).

Iskak menjelaskan, dengan senam dan olahraga bersama, maka kesehatan serta imunitas tubuh petugas KPPS dan PPS akan terjaga. Bahkan menurutnya, bisa juga terhindar dari faktor atau risiko kesehatan lainnya. 

“Anggota KPPS kami batasi di usia 55 tahun, kemudian ada skrining kesehatan dan faktor risikonya, sehingga kami pun tahu faktor risiko yang dialami oleh masing-masing petugas, oleh karena itu kami juga memberikan vitamin untuk mereka,” jelasnya. 

Sementara itu Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi meminta seluruh petugas KPPS dalam menjalankan tugasnya menganut asas jurdil guna menghindari kecurangan dalam pelaksanaan pemilu nanti. 

Orang nomor dua dalam jajaran pemerintahan daerah sidoarjo ini menegaskan pemkab sidoarjo siap dalam segala kebutuhan dalam pelaksanaan pemilu 2024 salah satunya di bidang kesehatan ini dengan menempatkan pos pos kesehatan di puskesmas yang tersebar di kabupaten sidoarjo. 

Hal tersebut bertujuan meminimalisir adanya gangguan kesehatan yang menimpa petugas KPPS dalam menjalankan tugasnya dalam pemilu dimana tahun 2019 lalu terdapat banyak petugas KPPS gugur dalam menjalankan tugasnya. 

Dengan harapan untuk mencegah adanya petugas KPPS dan PPS sakit atau kelelahan pada saat penghitungan suara di Pemilu 2024 nanti. Sg

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…