BPKAD Memastikan Anggaran Rp 600 Juta untuk Kegiatan Pendalangan Bukan Hibah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Silang pendapat dalam hearing yang difasilitasi Komisi D antara komunitas pedalangan wayang kulit Gagrak Porongan dengan Dikbud Sidoarjo, terkait penyerapan anggaran Rp 600 juta untuk pagelaran wayang kulit di 12 desa Sidoarjo, menemukan titik terang.

Pasalnya Kepala Bidang Anggaran BPKAD Sidoarjo Yunia Fauzia, dalam forum hearing tersebut berkesempatan menjelaskan, jika posisi anggaran sudah ada di dalam Pos APBD Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan "Maka kewenangan penggunaan anggaran tersebut pertanggung jawabannya ada di Dikbud melalui bidang  kebudayaan, sudah tidak bisa diubah. Tidak bisa menjadi dana hibah." Ujar Kabid anggaran BPKAD.

Meskipun para dalang ngotot bahwa anggaran itu hasil audiensi dengan bupati dan keinginan mereka uang itu seluruhnya untuk kegiatan mereka, namun aturan tetap dipatuhi, Karena sudah masuk program Disdikbud Sidoarjo. Mau tidak mau, program itu harus dilaksanakan oleh Disdikbud Sidoarjo dengan menggandeng pihak ketiga.

Karena ini menyangkut pengadaan barang dan jasa, perlu ada penyedia. Syaratnya pun jelas. EO harus berbadan hukum diantaranya punya izin usaha, e-Katalog, dan persyaratan lain.

Sementara itu Kepala bidang Kebudayaan dan Sastra Dikbud Sidoarjo Kartini, berusaha teguh menghadapi tekanan para dalang yang dimotori oleh Tawar Gonzales,  meskipun Kabid Kebudayaan ini sempat nangis   sesenggukan ia tegar, dengan menjaga Marwah Dikbud Sidoarjo ditegaskan bahwa pihaknya punya kewenangan penuh mengatur pembelanjaan dana belanja jasa tenaga kesenian dan kebudayaan berkode rekening 5.1.02.02.01.0025 itu.  

Saat itulah, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih yang memimpin hearing memberikan masukan tentang aturan dan resiko bila timbul persoalan di kemudian hari,  Lagi-lagi perwakilan para dalang tetap ngotot memojokan bidang kebudayaan Dikbud Sidoarjo bahkan, Abdillah Nasih berkali-kali minta mereka bergantian ngomong. Tidak saling menyela.

Setelah itu, barulah legislator PKB itu mengambil alih pembicaraan. Abdillah Nasih menegaskan, posisi uang Rp 600 juta itu bukan dana hibah. Ini harus dipahami dulu.

Program itu sudah masuk rencana kerja Disdikbud Sidoarjo. Karena itu, pelaksanaan pagelaran wayang juga dilakukan oleh Disdikbud Sidoarjo.

”Tapi, ayo ditoto bareng-bareng (Mari ditata bersama-sama),” tutur Abdillah Nasih.

Anggaran disepakati Rp 50 juta untuk sekali penyelenggaraan pagelaran wayang. Biaya tenda, tempat, lampu, dan sebagainya berapa. Buat dalang nilainya berapa. Itu disepakati dulu. Ini juga harus diklirkan dengan EO yang nanti bekerja sama dengan Disdikbud Sidoarjo. Semua disepakati dulu. Bisa dibicarakan dan dirundingkan baik-baik.

”Yang penting program terlaksana dengan baik,” tegas Abdillah Nasih. Hdk/hik

Berita Terbaru

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…