Trauma Sakit Hati, dr Richard Lee Tegaskan Ogah Ketemu dan Maafkan Kartika Putri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kartika Putri dan dr Richard Lee kembali berseteru. Kali ini dr Richard Lee mengomentari sakit misterius yang di idap Kartika Putri seperti terkena azab baru-baru ini.

Menanggapi pernyataannya tersebut, Richard Lee mengurai maksud ucapannya. Dia pun membantah sengaja menyebut apa yang dialami Kartika Putri tersebut sebagai azab. Ia justru mendoakan istri Habib Usman bin Yahya itu segera sembuh.

"Katanya aku membully wanita tentang azab ya, kalian boleh nonton videoku lagi. Aku bilang 'mudah-mudahan bukan azab ya', itu kalimatnya berbeda ya bunda-bunda," jelasnya, Jumat (08/03/2024).

"Mudah-mudahan bukan azab itu adalah mendoakan ya," sambungnya lagi.

Ia kemudian menyinggung dendam pribadi yang dirasakannya. "Kalau kalian tanya, ada enggak kesakitan hati saya atau dendam. Saya ngomong sebagai manusia biasa, pasti ada dalam diri saya," terang Richard.

Pria yang berprofesi sebagai dokter kecantikan itu mengaku ogah jika harus bertemu dengan Kartika Putri yang mengaku sempat meminta maaf kepada dirinya dan juga keluarganya. Hal ini lantaran dr Richard masih merasakan trauma yang mendalam.

"Sejujurnya, traumanya sangat membekas bagi saya dan keluarga. Istri saya selalu ketakutan, selalu telepon saya. Apa-apa jadi ketakutan," pungkas dr Richard.

Lebih lanjut, Dokter Richard mengaku sering diajak tabayyun oleh Kartika Putri. Namun, keesokan harinya Kartika Putri selalu mengucapkan kalimat kurang enak padanya.

"Soal tabbayun, dia ngajakin tabayyun tapi besoknya dia berbicara hal-hal yang nggak begitu baik menurutku. Apalagi dari kejadian tabbayun terakhir, yang ujungnya bawa pengacara dan saya dapat somasi," tambahnya.

Dokter Richard juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak menutup pintu damai. Namun, ia ingin Kartika Putri meminta maaf di depan awak media. Namun, Ia mengaku sangat berat jika harus bertemu secara langsung dengan Kartika Putri.

"Bukan menutup pintu damai, kalau dia mau minta maaf silahkan di depan televisi dan media, nanti akan saya tanggapi. Kalau bertemu saya agak berat," pungkasnya.

Hal itu mengingat peristiwa pahit yang membuat keluarganya dirundung kesedihan. Adapun sebelumnya, Kartika Putri telah melayangkan ancaman untuk kembali memenjarakan Richard Lee.

"Menjadi suatu kewajaran ini kan bukan cuma dikatain, 'eh Richard lu kayak gini nih' itu kan cuma dikatain, tapi ini saya sampai dipenjara satu kali 24 jam. Dia membuat istri saya menangis, membuat orang tua saya menangis dan cemas. Pasti ada rasa kesakitan dalam diri saya," bebernya.

Kartika Putri Ancam Bakal Penjarakan Richard Lee

Sementara itu, melihat dirinya penuh digiring banyak opini, Kartika Putri juga turut pun mengancam akan kembali memenjarakan Richard Lee apabila tak berhenti menggiring opini.

"Kalau memang terpaksa aku harus lanjutkan gitu, karena mungkin cara satu-satunya dokter Richard berhenti ya kalau memang laporannya dilanjutkan dan harus masuk (penjara)," terang Karput.

Sementara itu, terkait diminta untuk meminta maaf pada Karput, Richard tegas menolak. "Saya tidak memaafkan kalian. Setiap detik penderitaan dalam hidup saya, saya berdoa ada hukum yang lebih tinggi dari pada hukum di dunia ini, yaitu hukum Tuhan."

"Dan Demi Tuhan, saya berdoa kepada Tuhan saya, saya tidak memaafkan orang-orang yang menzalimi saya. Saya tidak memaafkan orang-orang yang mengkriminalisasi saya," lanjutnya.

Dia yakin, orang yang menzaliminya akan mendapatkan ganjaran. "Kalian semua yang akan mendapatkan ganjaran. Sampai mati, sampai pejam mata saya, saya tidak akan memaafkan kalian semuanya," tegas Richard. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…