Musrenbang Tematik Tahun 2025 Kota Mojokerto

Kenali dan Wujudkan Hak-hak Anak, Perempuan dan Disabilitas

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Musrenbang tematik Kota Mojokerto dengan tema anak, perempuan dan disabilitas. SP/Desy AS
Musrenbang tematik Kota Mojokerto dengan tema anak, perempuan dan disabilitas. SP/Desy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik dengan tema “Anak, Perempuan dan Disabilitas”. Mewakili Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah, Gaguk Tri Prasetya di Ruang Jawa 1, Kantor Bappeda Litbang Kota Mojokerto, Kamis (14/3).

Musrenbang tersebut dikhususkan untuk perempuan, anak dan disabilitas. Sekaligus sebagai wujud komitmen Pemkot Mojokerto untuk melibatkan kelompok rentan dalam pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mewakili PJ Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro mengapresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.

"Kami membuka forum untuk kaum perempuan, anak hingga difabel agar bisa ikut memberikan masukan usulan kegiatan pembangunan Kota Mojokerto yang akan kita tuangkan dalam rencana kerja pemerintah daerah di tahun 2025 nanti," ucap Sekda dalam sambutannya.

Menurutnya, seluruh program-program pembangunan daerah harus mengarus utamakan kelompok rentan tersebut. Yakni dengan melibatkan mereka dalam proses perencanaan hingga kemudian menjadi sebuah program kegiatan.


"Jika berbicara gender, tidak hanya bicara perempuan saja, tapi juga anak dan disabilitas. Kita harus pahami hak-hak mereka dan juga regulasinya, agar perwujudan program kegiatannya bisa kongkrit," tegasnya.

Gaguk juga berharap, kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial belaka tapi memang benar-benar dapat menjadi wadah untuk menampung usulan pembangunan dari kelompok perempuan, anak, hingga difabel.

"Kami minta agar OPD terkait dan Bappedalitbang merangkum semua usulan, sehingga selanjutnya nanti bisa dibahas bersama dalam forum Musrenbang RKPD 2025," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kota Mojokerto, Agung MS menjelaskan pelaksanaan musrenbang tematik merupakan wujud perencanaan pembangunan dengan pendekatan pembangunan inklusif.

Yang mana mengikutsertakan semua orang dengan berbagai perbedaan latar belakang,, karakteristik kemampuan serta kondisi setiap individu.


"Tujuannya untuk mendapatkan saran dan masukan terhadap kebijakan program dan kegiatan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang ramah terhadap anak, perempuan dan penyandang disabilitas," ungkapnya.

Musrenbang tematik tersebut, lanjut Agung, diikuti 50 orang peserta terdiri dari perwakilan OPD, perwakilan organisasi perempuan dan anak serta perwakilan organisasi. penyandang disabilitas Kota Mojokerto.

"Kami juga hadirkan dua nara sumber untuk memberikan materi berbeda. Yakni Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Ibu Nia Wayanti Ali Kuncoro dengan materi pembangunan inklusif Kota Mojokerto serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Mojokerto, Ibu Dewi Ratnawati Gaguk Tri Prasetyo dengan materi peran perempuan dalam pembangunan," tukasnya. Dwi

Berita Terbaru

22 Dapur MBG di Tuban Tak Tertib Laporan Dana, BGN Kenakan Sanksi Pemberhentian Operasional Khusus

22 Dapur MBG di Tuban Tak Tertib Laporan Dana, BGN Kenakan Sanksi Pemberhentian Operasional Khusus

Selasa, 03 Nov 2026 11:26 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Menindaklanjuti sebanyak 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban karena…

Lahar Dingin Semeru, Bupati Lumajang Imbau Penambang Stop Aktivitas di Sepanjang DAS

Lahar Dingin Semeru, Bupati Lumajang Imbau Penambang Stop Aktivitas di Sepanjang DAS

Selasa, 03 Nov 2026 11:11 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menyusul hujan dengan intensitas tinggi terjadi selama beberapa jam pada Senin kemarin menyebabkan lahar dingin Gunung Semeru,…

Antisipasi Banjir, Pemkab Trenggalek Siapkan Normalisasi Sedimen di Titik Sungai Ngasinan

Antisipasi Banjir, Pemkab Trenggalek Siapkan Normalisasi Sedimen di Titik Sungai Ngasinan

Selasa, 03 Nov 2026 11:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya mengurangi potensi banjir seiring musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, menyiapkan normalisasi…

HUT KORPRI dan PGRI, Pemkot Mojokerto Gelar Beragam Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

HUT KORPRI dan PGRI, Pemkot Mojokerto Gelar Beragam Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

Selasa, 03 Nov 2026 10:32 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan HUT ke - 81 Persatuan Guru Republik…

Kenalkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini, Mbak Wali Ajak Anak PAUD Belajar Sambil Bermain

Kenalkan Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini, Mbak Wali Ajak Anak PAUD Belajar Sambil Bermain

Selasa, 03 Nov 2026 09:41 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Mengenalkan cara menjaga keselamatan diri saat terjadi bencana perlu dilakukan sejak usia dini. Melalui kegiatan PAUD Sigap (Siap,…

Rentetan Bencana Landa Jatim, Sri Wahyuni Minta Pemerintah dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Rentetan Bencana Landa Jatim, Sri Wahyuni Minta Pemerintah dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 03 Nov 2026 09:38 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 09:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Rentetan bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur dalam beberapa waktu terakhir. Mulai dari banjir lahar h…