2 Pelaku Komplotan Pencuri Rumah Kosong di Ponorogo Didor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Aksi kejar-kejaran warnai penangkapan 4 sekawan pelaku komplotan pencuri rumah kosong yang ditinggal tarawih di Ponorogo. Keempat pelaku BF, DM, RL dan BD berakhir ditangkap dan diseret ke Mapolres Ponorogo.

Sebelumnya, mereka kejar-kejaran di sepanjang Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. 

Pihak kepolisian juga mengeluarkan tembakan peringatan.

Juga 2 pelaku ditembak karena berusaha melawan.

“Mereka pelaku yang beberapa hari yang viral di medsos, dan kejadian beberapa tkp di Ponorogo yang meresahkan masyarakat,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana, Rabu (20/3/2024) 

Dia mengaku mengamankan 4 pelaku. Dari pengakuan sementara, mereka telah melakukan pencurian di berbagai lokasi di bumi reog.

“6 TKP sementara. Ini belum selesai periksa. Diantaranta ada di Kecamatan Jambon, Sukorejo, Slahung, Banadan dan lain-lain,” katanya.

Sebelumnya, Bak film action. Anggota Satreskrim Polres Ponorogo melakukan aksi kejar-kejaran dengan 4 pelaku komplotan pencuri rumah kosong.

Bahkan korps bhayangkara harus mengeluarkan tembakan hingga berkali-kali.

Namun 4 pelaku tidak menyerah, mereka terus mengendarai mobil avanza yang disewa khusus untuk melakukan pencurian.

Hingga, tembakan anggota satreskrim polres Ponorogo berhenti, ketika dua pelaku terkena timah panas pada kaki sebelah kanan.

Aksi kejar-kejaran ini terjadi di sepanjang Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Rabu (20/3/2024).

Keempat pelaku adalah berinisial BF dan DM asal Lampung. Kemudian RL asal Yogyakarta dan BD asal Bogor.

Setelah aksi tembak-tembakan, dua pelaku yang tertembak di kaki kananya adalah BF dan DM dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Aisiyiyah Ponorogo.

Mereka dilakukan perawatan, kemudian dibawa ke ruang satreskrim Polres Ponorogo. Mereka masih dilakukan pemeriksaan secara intensif. Pn-01/ham

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…