Go International, 3.500 Tanaman Hias Song of India Diekspor ke China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai turut menyaksikan prosesi pelepasan ekspor Song of India, salah satu jenis tanaman hias di Kota Batu yang diekspor ke China. SP/ BTU
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai turut menyaksikan prosesi pelepasan ekspor Song of India, salah satu jenis tanaman hias di Kota Batu yang diekspor ke China. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Salah satunya tanaman hias yang memang memiliki potensi luar biasa di Kota Batu, yakni Song of India mulai go internasional. Sebanyak 3.500 tanaman dengan nilai Rp 150 juta diekspor ke negeri tirai bambu, China.

Ekspor tanaman hias tersebut dilakukan oleh CV. Kusuma Wijaya Plant dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Oleh karena itu Pemerintah Kota Batu dan Bea Cukai Malang akan selalu berkolaborasi untuk mendorong ekspor potensi unggulan Kota Batu, dan menyelesaikan permasalahan yang muncul.

"Kita sangat senang bahwa anak bangsa, khususnya warga Kota Batu, memiliki potensi eksportir. Ini merupakan bagian ikhtiar kita untuk terus mengajak agar produk unggulan Kota Batu diekspos dan dikembangkan, agar penuhi pasar internasional," ujar Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Selasa (11/06/2024).

"Pemerintah Kota Batu dan juga Bea Cukai dengan Klinik Ekspornya, akan berupaya bersama-sama jika terdapat kendala yang dialami UMKM saat melaksanakan ekspor," imbuh Aries.

Lebih lanjut, pemerintah sangat mendukung UMKM yang melakukan ekspor. Mengingat kinerja ekspor Jawa Timur di Triwulan I telah mensupport 10 persen atau USD 2,5 juta pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Bahkan, nilai ekspor tanaman hias Jawa Timur mencapai USD 1,4 juta yang telah masuk ke pasar Singapura, Denmark dan Belanda.

Sebagai informasi, produk unggulan Kota Batu yang telah memenuhi pasar luar negeri antara lain keripik buah dan sayur, pot dari sabut kepala produksi Kokedama dan tanaman hias. btu-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…