Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Harga cabai rawit di tingkatan petani saat ini sudah tembus sekitar Rp60 per kilogram imbas dari kemarau panjang. SP/BTU
Harga cabai rawit di tingkatan petani saat ini sudah tembus sekitar Rp60 per kilogram imbas dari kemarau panjang. SP/BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota Batu kembali meroket. Bahkan, saat ini komoditas holtikultura yang identik dengan sensasi pedas tersebut telah menyentuh angka Rp60 ribu per kilogram (kg), memasuki puncak kemarau panjang.

Meski demikian, bagi kalangan petani yang masih mengolah lahan produktif, fluktuasi harga ini menjadi berkah tersendiri. Banderol di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram dinilai cukup menguntungkan, terutama bagi tanaman yang tengah memasuki masa panen raya.

Sutiani, seorang petani cabai di wilayah Lesti, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, menjadi salah satu petani yang mengecap manisnya lonjakan harga tersebut. Menurutnya, patokan harga di atas Rp50 ribu per kilogram amat membantu petani mengover biaya operasional produksi, mulai dari pemeliharaan tanaman, pembelian pupuk dan pestisida, hingga upah tenaga kerja pemetik saat panen.

“Apabila harganya di atas Rp50 ribu per kilogram, tentu sangat menguntungkan. Hasilnya mampu menutup operasional perawatan sekaligus membayar upah buruh pemetik yang membantu saat panen,” tutur Sutiani, Selasa (06/10/2026).

Meski demikian, melambungnya harga tidak lantas mencerminkan kondisi finansial seluruh petani sedang membaik. Pasalnya, tidak semua petani memiliki areal tanaman yang siap panen. Sebagian besar lahan warga belum dapat ditanami kembali akibat krisis pasokan air. “Jika pasokan terus terhambat, kemungkinan harga masih berpeluang melonjak. Saat ini saja pasokan dari petani lokal maupun kiriman luar kota sudah mulai langka,” imbuh Sutiani.

Disatu sisi, di tingkat konsumen akhir, kenaikan harga ini menjadi beban tersendiri. Cabai rawit merupakan salah satu komoditas bahan pangan pokok yang pergerakan harganya sangat sensitif terhadap gejolak pasokan (supply shock). bt-01/dsy

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

DPRD Jatim: Kejar Pengembang Judi Daring, Jangan Hanya Penjarakan Pemain

DPRD Jatim: Kejar Pengembang Judi Daring, Jangan Hanya Penjarakan Pemain

Selasa, 06 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Dampak judi daring di Jawa Timur dinilai tak berhenti pada kerugian ekonomi. Praktik tersebut juga mulai memicu persoalan sosial di t…