Remaja Putri 15 Tahun, Diperiksa Polisi karena Dititipi Motor Curian

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Barang bukti motor milik korban dan YEP, remaja putri yang dititipi motor curian. SP/Lestariono
Barang bukti motor milik korban dan YEP, remaja putri yang dititipi motor curian. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Bermula adanya laporan Priyo Utomo (29) warga Kelurahan Klemunan Kec Talun Kabupaten Blitar yang kehilangan motor miliknya ke Polsek Talun, walau motor miliknya jenis Scoopy Biru AG 3054 OAS ditemukan oleh petugas Sat Reskrim Polres Blitar dan Polsek Talun, kini menyisakan penyelidikan oleh Polisi, karena motor tersebut berada di tangan JEP (16) seorang remaja putri yang berada di kos-kosannya  di Kelurahan Tlumpu Kec Sukorejo Kota Blitar.

Peristiwa pencurian motor milik Priyo Utomo itu sendiri terjadi pada Senin (17/6) sekitar pukul 04.30 WIB, seperti yang disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Irianto di ruang kerjanya, Rabu (19/6) pada wartawan.

"Korban lapor ke Polsek Talun Kamis (17 Juni) pagi, setelah diketahui motor miliknya yang berada di ruang tamu rumahnya hilang, setelah diberi tahu ibu korban sepulang dari sholat Subuh di masjid yang tidak jauh dari rumahnya, saat ibu korban melihat pintu rumahnya terbuka dan melihat motor anaknya tidak ada di ruangan," kata Iptu Heri.

Terkuaknya pencurian motor Scoopy Biru AG 3054 OAS  tersebut, dalam keterangan korban pada polisi, setelah kehilangan motornya, korban memposting melalui Facebook, dengan ciri-ciri motor yang hilang, tiada lama waktu, sore harinya (17 Juni 2024) Liana Kurniawati istri korban, mendapat informasi bahwa motor miliknya yang hilang berada di rumah kos-kosan di wilayah Kelurahan Tlumpu Kec Sukorejo Kota Blitar.

"Menerima informasi keberadaan motor miliknya, Priyo dan istrinya melapor ke Polsek Talun, tak menunggu waktu lama, petugas Polsek Talun dan korban datangi TKP keberadaan motor, ternyata benar motor tersebut berada di rumah kos kosan yang dihuni oleh YEP (16), guna penyelidikan, YEP dan motor dibawa ke Polsek Talun," Iptu Heri menambahkan.

Kini keberadaan YEP masih dilakukan pendalaman tentang keberadaan motor Scoopy Biru milik korban, mengapa motor tersebut  berada di tangan YEP,  sementara YEP sendiri berasal dari Desa Sumber Kec Sanankulon Kab Blitar.

"Kini masih di dalami pelaku curanmor, sementara YEP diminta keterangannya, untuk barang bukti motor diamankan di Polsek Talun, untuk mengungkap siapa yang menyerahkan motor kepada YEP gadis usia 16 tahun tersebut," pungkas Iptu Heri Irianto. Les

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…