Genjot Pembangunan Seribu Jamban, Pemkab Tuban Anggarkan Rp 3 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Contoh salah satu pembangunan jamban agar terbebas dari buang air besar semba­rangan di lingkup wilayah Tuban, Jawa Timur. SP/ TBN
Ilustrasi. Contoh salah satu pembangunan jamban agar terbebas dari buang air besar semba­rangan di lingkup wilayah Tuban, Jawa Timur. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur kembali menggenjot pemba­ngunan jamban agar terbebas dari buang air besar semba­rangan atau Open Defeca­tion Free (ODF), dengan menganggarkan dana kurang lebih Rp 3 miliar yang bersumber dari APBD 2024.

Tak tanggung-tanggung, program dari Pemkab Tuban tersebut akan menyiapkan men­capai 1.000 jamban, untuk 1.000 kepala keluarga (KK). Artinya, bakal ada seribu keluarga yang dibangunkan jamban baru.

“Program ini untuk menekan angka ODF di wilayah Kabu­paten Tuban,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pengen­dalian Penduduk dan Ke­luar­ga Beren­cana (Dinkes P2KB) Tuban Syahrul Afifa Ratna Sari, Rabu (14/08/2024).

Sementara itu untuk titik sasaran­ program seribu jamban tersebut lebih dikhususkan untuk ke­luarga kurang mampu dengan sanitasi buruk yang tersebar di seluruh wila­yah kecamatan se-Kabu­paten Tuban. 

“Pe­ngerjaannya sudah berjalan terealisasi. Target­nya, Oktober nanti sudah tuntas,” ujarnya.

Lebih lanjut, program pembangunan sebagai salah satu fasilitas bagi masyarakat tersebut diharapkan bisa menjadi pola hidup masya­rakat Tuban sema­kin bersih. Khu­susnya dalam menekan angka stunting. Seperti diketahui bahwa salah satu faktor stunting disebab­kan oleh sanitasi yang buruk atau kurang sehat. Khususnya fasilitas BAB. tb-01/dsy

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…