Landasan Utama Tata Kelola Pemerintahan 'Ghofur-Sosa' adalah Akhlakul Kharimah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Cabup nomor urut 1 Abdul Ghofur mengedepankan Akhlakul Kharimah dalam setiap beraktivitas, salah satunya ia perlihatkan saat menyapa pedagang dengan cara duduk jongkok. SP/ MUHAJRIN 
Caption: Cabup nomor urut 1 Abdul Ghofur mengedepankan Akhlakul Kharimah dalam setiap beraktivitas, salah satunya ia perlihatkan saat menyapa pedagang dengan cara duduk jongkok. SP/ MUHAJRIN 

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintahan yang bersih, terbuka dan partisipatif menjadi cita-cita pasangan  calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur-Firosya Shalati  (Ghofur-Sosa) dalam menata pengelolaan pemerintah, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Akhlakul Kharimah. 

Hal itu disampaikan oleh Abdul Ghofur dalam berbagai kesempatan, saat bertemu dengan masyarakat, dengan pendekatan diskusi, mendengarkan aspirasi hingga menyampaikan visi misinya.

"Kalau masyarakat memberikan amanah kepada saya dan mas Sosa, Insyaallah penataan dan pengelolaan pemerintahan Kabupaten Lamongan yang bersih, terbuka dan partisipatif, serta menjunjung  tinggi nilai-nilai Akhlakul kharimah," ujar Abdul Ghofur Paslon dengan nomor urut 01 ini Minggu (06/10/2024).

Disebutkannya, keterbukaan ini tidak hanya sebatas transparansi anggaran atau program pembangunan, melainkan akses bagi warga untuk bisa terlibat dalam proses pengambilan keputusan. 

"Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil dapat benar-benar cerminan aspirasi warga Lamongan," tuturnya. 

Tak hanya itu, Ghofur juga menekankan, pentingnya prinsip Akhlakul Karimah dalam menjalankan roda pemerintahan. Karena, tata kelola pemerintahan yang baik harus berakar pada nilai-nilai moral yang kuat. 

"Akhlakul Kharimah menjadi fondasi utama untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil membawa manfaat bagi masyarakat dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama serta etika," katanya. 

Dengan pemerintahan yang transparan dan berlandaskan akhlak yang baik, Ghofur berharap, Lamongan dapat menjadi contoh daerah yang maju, sejahtera, dan berintegritas. 

"Ini akan memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah, serta mendorong digitalisasi layanan publik untuk memudahkan akses informasi bagi masyarakat," ucap Ghofur. 

Senada dengan Ghofur, Firosya Shalati atau bisa dipanggil Sosa menyatakan, optimis untuk bisa menghadirkan perubahan positif bagi Kabupaten Lamongan. Termasuk kaitannya dengan tata kelola pemerintahan. "Kami ingin menciptakan pemerintahan yang responsif dan akuntabel," ujarnya. 

Pentingnya penerapan prinsip Akhlakul Kharimah dalam tata kelola pemerintahan, karena nilai-nilai moral dan etika yang luhur harus menjadi pondasi bagi setiap tindakan dan keputusan yang diambil oleh pejabat publik. 

"Dengan berlandaskan Akhlakul Karimah, kita (Ghofur-Firosya) tidak hanya berusaha memenuhi aturan hukum, tapi juga menjaga integritas dan kejujuran dalam melayani masyarakat," kata Sosa panggilan akrab  Firosya Shalati. jir

Berita Terbaru

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…