Cegah PMK, Pemkab Bangkalan Terjunkan 54 Petugas Pasang Eartag Sapi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemasangan eartag pada sapi oleh petugas di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. SP/ BGK
Pemasangan eartag pada sapi oleh petugas di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. SP/ BGK

i

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai langkah mencegah penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, menerjunkan sedikitnya 54 orang petugas untuk memasang eartag sapi untuk mempermudah pemantauan identitas dan kesehatan sapi milik warga.

Selain untuk memudahkan pemantauan sapi, pemasangan eartag pada sapi itu juga untuk mendata jumlah sapi sehat yang ada di Bangkalan. Agar jumlah sapi yang telah dilakukan vaksin bisa terdeteksi dan terdata secara akurat pada Dinas Peternakan Pemkab Bangkalan.

"Selain itu, melalui pemasangan eartag ini juga kami bisa mengetahui perkembangan populasi sapi yang ada di Bangkalan ini," jelas Kepala Bidang Pembibitan Pakan dan Produksi pada Dinas Peternakan Pemkab Bangkalan Subadi.

"Program ini juga sebagai bahan laporan kepada pemerintah pusat tentang jumlah sapi sehat yang ada di Bangkalan," imbuhnya, Jumat (21/02/2025).

Lebih lanjut, ada beberapa poin yang terekam pada sapi yang dipasang eartag. Di antaranya, data ternak dan identitas peternak sapi, NIK peternak, lokasi dan status kesehatan hewan seperti tinggi badan, bobot badan sapi hingga status vaksinasi PMK hewan tersebut.

"Dengan demikian, maka data populasi, identitas, serta kesehatan sapi bisa terdata dengan baik, sehingga bisa menjadi acuan dalam pengembangan program budi daya ternak sapi di Kabupaten Bangkalan ini," katanya.

Sementara itu, diketahui selama kurun waktu 2023, Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan telah berhasil melakukan pemasangan eartag sebanyak 193.885 ekor sapi.

Sedangkan pada 2024 jumlah sapi milik warga yang telah dipasang eartag sebanyak 252.251, tersebar di 273 desa dan 8 Kelurahan di 18 kecamatan se-Kabupaten Bangkalan. bg-01/dsy

Berita Terbaru

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…

Respons Putusan MK dan MA, Status Gibran tak lagi Sah sebagai Wapres

Respons Putusan MK dan MA, Status Gibran tak lagi Sah sebagai Wapres

Senin, 02 Nov 2026 07:17 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyatakan status Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden (Wapres) sudah tidak…

Kampung Bahari Digerebek, 29 Orang Diciduk, Sabu, Ekstasi hingga Senpi Disita

Kampung Bahari Digerebek, 29 Orang Diciduk, Sabu, Ekstasi hingga Senpi Disita

Senin, 02 Nov 2026 07:13 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi digerebek polisi. Aparat gabungan menggelar penggerebekan besar-besaran ke…

RAFFI AHMAD DAN POLDA METRO JAYA MINTA MAAF

RAFFI AHMAD DAN POLDA METRO JAYA MINTA MAAF

Senin, 02 Nov 2026 07:10 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Ra Ahmad, menyampaikan permohonan maaf secara…