Balita 1 Tahun Hanyut di Saluran Air di Depan Rumahnya

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat meminta keterangan warga di lokasi. SP/Lestariono 
Petugas saat meminta keterangan warga di lokasi. SP/Lestariono 

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga sekitar desa Kalipucung Kec. Sanankulon, sejak kemarin (Minggu 18 Mei 2925) siang melakukan pencarian MA, balita yang berusia 1 tahun 10 bulan yan diduga terbawa arus saluran air yang berada di depan rumah korban.

Terceburnya korban (MA) itu terjadi pada Minggu (18/5) sekitar pukul 14.00, ketika bermain di luar rumahnya bersama DA (5) sepupunya, sementara Ibu korban waktu itu perbaiki kompor di dapur, peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sanankulon, Polres Blitar Kota.

Menurut Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar pada wartawan,  membenarkan adanya laporan tersebut, kini sudah dilakukan pencarian korban bersama tim dan Basarnas sejak kejadian.

"Jadi korban berinisial M.A (L)  1 tahun 10 Bulan , anak  pasangan dari S (40), warga setempat, dalam pemeriksaan, saksi saksi mengatakan, bahwa korban terakhir terlihat bermain bersama DA sepupunya di samping rumah korban sekitar pukul 13.30 WIB, korban diduga berjalan ke arah got saat saluran  air mengalir deras,  Ia diduga hanyut di aliran selokan depan rumah,” kata Iptu Samsul.

Saat dicari sekitar pukul 14.00 WIB oleh ibunya, korban sudah tidak ada di sekitar lokasi bermain. Upaya pencarian langsung dilakukan oleh warga sekitar dan dilanjutkan oleh tim gabungan.

Korban dilaporkan mengenakan kaus putih bermotif dan celana pendek warna coklat. Saluran air di lokasi kejadian memiliki lebar dan kedalaman sekitar 60 cm, dan saat hujan deras kerap meluap hingga penuh.

“Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Sanankulon, BPBD Kabupaten Blitar, perangkat desa, serta relawan dan kita sudah melakukan permintaan bantuan Basarnas dari Malang,” tambah Iptu Samsul.

Sementara Kapolsek Sanankulon AKP Nur Budi menyampaikan benar, pencarian di hari kedua ini pihaknya  minta bantuan Tim Basarnas dari Malang, karena diduga saluran aliran Got itu menuju ke arah Sungai Brantas, yang di mungkinkan korban mengarah ke Sungai Brantas, dalam pencarian seluruh tim menyisir sejak dari saluran air sampai ke Sungai Brantas. Les

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…