Pabrik Garam PT Samudra 2 Sunan Drajat Diresmikan, Fokus Penuhi Kebutuhan Industri

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Potong pita menandai Grand Opening Pabrik Garam PT Samudra 2 Sunan Drajat yang fokus melayani industri nasional.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Potong pita menandai Grand Opening Pabrik Garam PT Samudra 2 Sunan Drajat yang fokus melayani industri nasional. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Setelah selama ini melayani garam kebutuhan rumah tangga, PT Samudra Sunan Drajat melebarkan sayapnya dengan mendirikan pabrik garam lagi yang akan difokuskan untuk memasok kebutuhan industri nasional, dan pada Jum'at malam (23/5/2025) telah diresmikan.

Grand opening Pabrik Garam PT Samudra Sunan Drajat 2 ini digelar diiringi dengan gebyar sholawatan di lokasi Pabrik yang berada di Desa Dagan Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang dihadiri oleh Ari Permana Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM, Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, KH. Abdul Ghofur beserta keluarga besar PPSD.

Pabrik garam yang dibangun untuk pengembangan pabrik garam sebelumnya itu, berdiri diatas lahan kurang lebih 5 hektar, dengan kapasitas sementara produksi sebanyak 200 ton setiap harinya.

Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Anas Alhifni mengatakan, pabrik yang baru ini fasilitasnya dilengkapi dengan teknologi modern, untuk menghasilkan garam berkualitas tinggi yang sesuai dengan standar industri. 

Selain itu, tambah pria yang juga menjabat sebagai Direktur Koperasi Serikat Bisnis Pesantren (KSBP) Provinsi Jawa Timur ini, produk garam dari pabrik ini ditujukan untuk mendukung berbagai sektor industri nasional yang meliputi makanan, farmasi, kimia, dan peternakan.

"Kita buka seluas-luasnya pasar industri, semoga keberadaan pabrik garam PT Samudra Sunan Drajat ini dapat memberikan manfaat luas kepada masyarakat, pelaku industri dan juga pemerintah," terangnya.

Selain itu ia juga berharap, kehadiran pabrik ini dapat mengurangi ketergantungan industri terhadap garam impor ,dan meningkatkan kemandirian sektor industri dalam negeri sehingga berdaya.

Keberadaan pabrik ini juga kata Gus Anas panggilan akrabnya, manajemen berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal, melalui penyerapan tenaga kerja dan kemitraan dengan petani garam setempat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

"Kehadiran pabrik garam ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit, saya mengajak para generasi muda untuk bergabung dengan pabrik garam ini, maju dan berkembang bersama," ajaknya.

Sekedar diketahui PT Samudra Sunan Drajat semula bernama Santri Murid Sunan Drajat (Samudra) yang bergerak di bidang riset, dan pada tahun 2018 mulai dikembangkan menjadi lembaga bisnis profesional. 

Menginjak Tahun 2022 telah berkembang menjadi perusahaan yang berbadan hukum perseroan terbatas, fokus utama PT Samudra Sunan Drajat adalah memproduksi kebutuhan-kebutuhan pokok, dan selalu berkomitmen untuk mengutamakan nilai-nilai keislaman.

PT Samudra Sunan Drajat, perusahaan yang berdedikasi untuk menyediakan produk-produk berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Pabrik pertama berdiri di Jl. Makam Dowo, Dsn Sukowati, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur

PT Samudra Sunan Drajat menawarkan beragam produk yang meliputi, garam SSD Beryodium dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Dengan kandungan yodium yang tinggi, garam ini membantu mencegah kekurangan yodium dalam tubuh, menjaga kesehatan tiroid, dan mendukung pertumbuhan yang optimal.jir

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…