Duo Spesialis Curanmor Subuh Ditangkap Tim Anti Bandit Simokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Duo pelaku curanmor mendekam di mapolsek Simokerto. SP/ Achmad Adi
Duo pelaku curanmor mendekam di mapolsek Simokerto. SP/ Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Dua pelaku pencurian sepeda motor yang sudah beraksi di belasan lokasi di Kota Surabaya akhirnya diringkus Tim Anti Bandit Polsek Simokerto. Kedua tersangka berinisial AG dan M, warga Surabaya, kini resmi ditahan dan mendekam di balik jeruji Mapolsek Simokerto.Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat atas kasus pencurian motor pada Minggu, 13 Juli 2025. Berbekal informasi tersebut, polisi langsung bergerak cepat menelusuri jejak pelaku hingga akhirnya berhasil menangkap keduanya di Jalan Sido Kapasan V.

"Tersangka ditangkap di Sido Kapasan. Pengakuannya sudah mencuri 12 TKP di Surabaya," ujar Kanit Reskrim Polsek Simokerto, Iptu Hendri, mewakili Kapolsek Kompol Didik, pada Senin (28/7).

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah alat bukti, di antaranya kunci T dan L yang sudah dimodifikasi dengan ujung runcing — alat andalan mereka dalam membobol kunci kendaraan.

Menurut Hendri, aksi kejahatan ini dilakukan secara berdua, selalu berpasangan. Gaya beraksi mereka pun disebut-sebut mirip tokoh kartun kembar. "Modus tersangka merusak kunci kontak menggunakan kunci palsu dan pelaku sering melakukan aksinya pada saat subuh dini hari, pelaku pasti berdua melancarkan aksinya layaknya Upin dan Ipin, selalu bersama," bebernya.

Wilayah operasi keduanya cukup luas, mencakup 12 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di kawasan Simolawang, Tenggumung, Keputran, hingga Wonokromo. Polisi pun tak menutup kemungkinan akan ada lokasi lain yang juga menjadi sasaran.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain, termasuk jaringan penadah motor curian.
"Tersangka mengaku menjual motor ke M (buron). Hasilnya dipakai untuk keperluan sehari-hari dan foya-foya membeli miras," imbuh Hendri.

Penyelidikan lanjutan terus dilakukan guna membongkar jaringan curanmor ini hingga ke akar-akarnya. ad

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…