Wabup Gus Shobih Dorong Generasi Muda Jadi Petani Milenial

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil bupati Gus Shobih dalam festival agriculture 2025.
Wakil bupati Gus Shobih dalam festival agriculture 2025.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Gus Shobih, demikian biasanya Wakil Bupati Pasuruan disapa mendorong generasi muda mencintai pertanian. Harapannya, ke depannya mampu menstimulasinya menjadi petani milenial. Ajakan itu disampaikannya pada saat membuka Pasuruan Agriculture Festival 2025.

Digelar di Rest Area BUMDes Dewa Rama, Desa Ranggeh Kecamatan Gondang Wetan,  Wakil Bupati menyampaikan tentang peluang dan tantangan dunia pertanian bagi generasi muda. Tentu saja hal itu tidak terlepas dari pengoptimalan pemanfaatan teknologi pertanian. Sehingga mampu mengubahnya menjadi profesi petani modern yang sangat prospektif.

“Saya berharap melalui acara ini dapat menghasilkan inovasi dan motivasi dalam mengoptimalkan peningkatan pembangunan di sektor pertanian. Tentunya harus diimbangi dengan peningkatan sinergi Pemerintah Daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat. Tidak terkecuali para pemuda agar kedepannya mau menggeluti pertanian. Karena minat dan keinginan generasi muda untuk bertani sangat minim,” tandasnya.

Masih di momen yang sama, Wabup Gus Shobih menyebutkan, ada beberapa cara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam melancarkan, mengendalikan distribusi barang serta memaksimalkan potensi daerah. Diantaranya dengan mengadakan Festival Produk Pertanian dan Gerakan Pangan Murah, seperti halnya yang digelar selama bulan September 2025.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani. Kelompok Tani KTNA atas partisipasinya dalam membantu menjaga ketahanan pangan nasional. Terimakasih Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang telah menyelenggarakan Pameran Produk Unggulan Pertanian dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096. Juga semua OPD pendukung, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan, Bulog, PG Kedawung dan PT Rajawali Nusindo,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Wabup Gus Shobih mengajak semua pihak untuk meningkatkan kinerja pembangunan pertanian. Tujuannya tidak lain, meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung swasembada pangan di Kabupaten Pasuruan. 

Jeruk Manis, Timun Suri, Semangka diantara buah-buahan segar yang memikat para pengunjung. Ada juga Kentang, Brokoli, Wortel, Tomat, Cabai, Bawang Merah, Bawang Putih dan sayuran segar lainnya yang juga berhasil menggaet pembeli. Belum lagi, rupa-rupa produk makanan dan minuman khas dari setiap Kecamatan nan menggugah selera. Semua produk berkualitas tersebut tersedia dengan harga ramah di kantong.     

Mari kita wujudkan swasembada pangan di Kabupaten Pasuruan. Hal itu selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui berbagai program dan kebijakannya. Tujuannya, mendukung ekonomi lokal dan mewujudkan swasembada pangan nasional sebagai bagian dari visi menuju Indonesia Emas Tahun 2045,” pungkasnya. Ps-01

Berita Terbaru

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Pertanahan…

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna memastikan kualitas, keamanan, dan pelayanan kepada penerima manfaat sesuai standar sekaligus mengatasi maraknya keracunan…

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan pemetaan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen), BMKG mengungkap tiga sesar aktif di Jawa Timur yang melintasi wilayah…

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya mengantisipasi pohon tumbang maupun ranting lapuk yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan, Dinas…

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peternak kambing di Kabupaten Ponorogo mengeluhkan jatuhnya harga kambing. Sehingga,…

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Melalui pelatihan langsung atau On The Job Training (OJT) bagi tenaga medis di enam rumah sakit se-Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan,…