Wali Kota Mojokerto Kukuhkan Kelompok Ta’awun KKS An-Nisa

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengukuhkan sekaligus melantik kelompok Ta’awun Koperasi Konsumen Syariah (KKS) An-Nisa Muslimat Nahdlatul Ulama (NU)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengukuhkan sekaligus melantik kelompok Ta’awun Koperasi Konsumen Syariah (KKS) An-Nisa Muslimat Nahdlatul Ulama (NU)

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengukuhkan sekaligus melantik kelompok Ta’awun Koperasi Konsumen Syariah (KKS) An-Nisa Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Mojokerto di Gedung PLUT Citra Maja Kinarya, Minggu (19/10).

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan bahwa pembentukan kelompok Ta’awun merupakan bentuk ikhtiar Muslimat NU dalam memperkuat ekonomi anggotanya melalui wadah koperasi syariah KKS An-Nisa. Ia berpesan agar seluruh anggota memperkuat pasar di lingkungan masing-masing dan menjadikan kelompok Ta’awun sebagai benteng ekonomi umat.

“Dari Muslimat, oleh Muslimat, dan untuk Muslimat. Ini adalah milik kita bersama, bukan hanya milik pimpinan cabang,” tegasnya.

Selain memperkuat jaringan ekonomi, Ning Ita sapaan akrab wali kota juga menekankan pentingnya komitmen, kebersamaan, dan kerja berjamaah dalam menjalankan tugas.

“Karena ini berbasis kelompok, maka ibu-ibu harus bekerja secara berjamaah. Insyaallah kerja berjamaah akan lebih berkah daripada bekerja sendirian,” ujarnya disambut antusias para anggota.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas yang diemban para anggota Ta’awun memerlukan keseriusan, kesabaran, dan ketulusan.

“Kita bekerja sambil beribadah, beribadah sambil bekerja. Ini adalah kerja ekonomi, tapi untuk keumatan. Bukan semata-mata urusan duniawi, melainkan untuk keberkahan akhirat,” imbuhnya

Sebagai penutup, perempuan yang juga menjabat sebagai PC Muslimat Kota Mojokerto ini berharap agar kelompok Ta’awun dapat menjadi wadah yang mempererat persaudaraan antar anggota Muslimat NU.

“Melalui kerja Ta’awun ini, mari kita kuatkan persaudaraan dan jangan sampai menimbulkan perpecahan. Karena arah kita satu, yaitu khidmah untuk Muslimat Nahdlatul Ulama dan penguatan ekonomi umat,” pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…