Banjir di Lamongan, Warga Ngeluh Lalu Lintas Macet hingga Motor Mogok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hujan deras 1 jam bikin sejumlah kawasan di perkotaan Lamongan tergenang. SP/ LMG
Hujan deras 1 jam bikin sejumlah kawasan di perkotaan Lamongan tergenang. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Diterjang hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah kawasan perkotaan di Kota Lamongan, Jawa Timur terendam banjir. Sehingga membuat aktivitas warga terganggu lantaran genangan setinggi 20 hingga 40 sentimeter. Tak hanya itu, arus lalu lintas terganggu dan memicu banyak motor mogok.

Hujan deras yang mengguyur Kota Lamongan selama lebih dari 1 jam pada Senin petang (17/11/2025) itu merendam sejumlah jalan protokol, seperti Jalan Lamongan Rejo, Jalan Basuki Rahmat, hingga kawasan perumahan warga. 

"Airnya tinggi, motor banyak yang mogok. Jalan juga macet karena kendaraan harus pelan," ujar Kusaini, seorang pengendara motor, Selasa (18/11/2025).

Sementara itu, mengenai persoalan drainase memang menjadi keluhan warga setiap musim hujan. Tak hanya jalan raya, banjir juga masuk ke rumah warga di Lingkungan Rangge, Kelurahan Sukomulyo, serta Kelurahan Tumenggungan.

"Sudah sering begini. Kalau hujan deras, pasti banjir. Harusnya selokan dibersihkan," katanya.

Hal yang sama juga diakui oleh Faisol, warga Kelurahan Tumenggungan. Ia mengaku, ada belasan rumah yang tergenang air akibat hujan deras yang melanda kawasan Lamongan pada Senin petang itu. 

Pihaknya menyebut, genangan air yang ada di depan rumahnya setinggi lutut orang dewasa. "Belasan rumah terendam dan air sudah setinggi lutut," ungkapnya.

Lebih lanjut, menurut warga, banjir rutin terjadi karena saluran drainase yang tidak berfungsi optimal. Mereka menilai pemerintah daerah belum memprioritaskan pengerukan selokan dan gorong-gorong sebagai langkah pencegahan banjir.

Meski demikian, banjir di kawasan perkotaan Lamongan biasanya surut dalam waktu 1 hingga 2 jam. Sejumlah sungai di wilayah kota juga dilaporkan mengalami kenaikan debit akibat curah hujan yang tinggi. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …