Team SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Bocah 8 Tahun di Blitar

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Team SAR gabungan bersama masyarakat kembali melakukan pencarian AP bocah 8 tahun warga Desa Jaten kecamatan Wonodadi kabupaten Blitar yang hilang sejak Rabu (19/11) lalu.

Sebelumnya pada Minggu (23/11) pencarian diperluas, namun belum membuahkan hasil. Petugas kemudian memutuskan untuk melanjutkan keesokan harinya yakni pada Senin (24/11).

Untuk diketahui, AP bocah perempuan berkebutuhan khusus hilang dari rumahnya sejak Rabu (19/11) sekitar pukul 17.00, setelah pihak keluarganya mencari tidak ketemu yang dibantu masyarakat desa Jaten, akhirnya hilangnya AP dilaporkan ke Polsek Wonodadi, pada Kamis (20/11).

Akhirnya Kamis itu langsung dilakukan pencarian bersama BASARNAS, BPBD, pihak Kantor Desa, Polsek dan Koramil Wonodadi serta masyarakat, dan hasilnya pun sampai sore hari belum ditemukan. Pencarian dilakukan hingga Minggu (23/11) namun nihil.

"Pencarian sejak Rabu sampai Minggu (23 November 2025) kemarin korban belum berhasil ditemukan, dan hari ini  (Senin 24 Nov 2025) dilanjut pencarian, oleh team, dan pencarian meluas termasuk aliran sungai menuju sungai Brantas, pencarian juga dibantu masyarakat, semoga pencarian korban berhasil, apapun kondisi korban," terang Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar.

Sementara Kepala pelaksana BPBD Kab Blitar  Wahyudi, menyampaikan, kali ini pola pencairan masih mengandalkan dua Search dan Rescue Unit (SURU) yakni suru darat dan suru air, untuk memastikan dari seluruh area  dapat disisir secara maksimal.

"Kita mengoperasikan suru juga hari ini, untuk suru air gunakan perahu karet milik Basarnas untuk menjangkau area tengah sungai, untuk suru darat menyisir dari tepi dan turun langsung menggunakan ban pelampung untuk mencapai pada titik titik yang sukar dijangkau," terang Wahyudi.

Dalam penyisiran team memulai pencarian di mulai dari awal kejadian sampai ke wilayah Kecamatan Kras Kab Kediri, yang berjarak sekitar 10 Km, karena dimungkinkan korban terbawa arus sungai dari titik awal kejadian.

"Semoga hari ini pencarian korban semoga berhasil, kita dengan menambah sektor sektor yang lebih efektif, untuk itu kita terus semaksimal mungkin, sehingga korban berhasil ditemukan, kami mohon doa restu dan dukungan masyarakat semoga berhasil keberadaan korban," pungkas Wahyudi diakhiri ucapan Aamiin. Les

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…