Pasar Burung Srijaya di Kota Madiun Terbakar: 4 Kios dan Puluhan Burung Ludes Tak Tersisa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan 4 kios di Pasar Burung Srijaya masuk Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, diamuk si jago merah. SP/ MDN
Penampakan 4 kios di Pasar Burung Srijaya masuk Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, diamuk si jago merah. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun baru saja mendapat laporan terkait kebakaran yang terjadi di Pasar Burung Srijaya, masuk Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo hingga hangus tak tersisa. Bahkan, sebanyak 4 kios dan puluhan burung beserta sangkarnya ludes terbakar.

Mendapat laporan tersebut, Petugas Damkar Kota Madiun, dibantu BPBD setempat serta pihak terkait bergerak cepat (gercep), berjibaku melakukan pemadaman yang dilaporkan masyarakat sekira pukul 22.40 WIB, kemarin.

“Unit yang kami bawa ada 4, dari damkar termasuk unit patroli dan juga dari BPBD 1 unit,” jelas Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Gamal Arfan Afandi, Selasa (27/01/2026).

Lebih lanjut, menurutnya, 2 dari 4 kios mengalami kebakaran yang paling parah. Pasalnya, dibutuhkan waktu selama sejam lebih, untuk pembasahan.

“Mayoritas isi kios ini sangkar dan burung. Kalau kerugiannya kami belum tahu yang jelas, burung banyak yang mati semuanya. Ditambah api begitu cepat merambat karena material bangunan terbuat dari kayu. Kami sempat mencoba mengevakuasi sangkar burung, tapi sia sia karena sudah lengket di lantai,” imbuh Gamal.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Wahyudi menuturkan, Personil TRC Regu 2 menuju lokasi kejadian dilanjutkan dengan melakukan assessment, membantu pemadaman, dan suplai air. 

“Proses penanganan kejadian selama kurang lebih 2 jam. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Korban jiwa nihil. Kerugian masih belum diketahui,” tandasnya. md-02/dsy

Berita Terbaru

Kepercayaan Masyarakat Meningkat, RSUD Bantarangin Ponorogo Raih Trusted Hospital Awards 2026

Kepercayaan Masyarakat Meningkat, RSUD Bantarangin Ponorogo Raih Trusted Hospital Awards 2026

Rabu, 30 Sep 2026 09:32 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:32 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo — Peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan mengantarkan RSUD Bantarangin Ponorogo meraih penghargaan Trusted H…

Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur Perkuat Sinergi Antarpilar dan Kontribusi Sosial

Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur Perkuat Sinergi Antarpilar dan Kontribusi Sosial

Rabu, 30 Sep 2026 09:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Paguyuban Sinar Mas Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai wadah sinergi antarpilar usaha, membangun jejaring, serta m…

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Hamil Besar, Lisa Diadili dalam Kasus Penyekapan Lansia dan Harta Rp6 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perut Lisa Andriana tampak membesar saat terdakwa kasus dugaan penyekapan lansia itu duduk di kursi terdakwa Pengadilan Negeri…

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Eri Larang Sekolah Jual Seragam

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan tidak membolehkan praktik jual-beli seragam sekolah di SD dan SMP negeri. Eri bahkan…

JPU PUTAR BALIK FAKTA

JPU PUTAR BALIK FAKTA

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:08 WIB

Majelis Hakim Yth, Kemarin melalui putusan Sela, eksepsi saya ditolak. Ketika eksepsi saya ditolak, hal tersebut bukan berarti saya kalah divonis bersalah…

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

DILAPORKAN KE JAMWAS, JPU HILANGKAN 3 BUKTI

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ayah terdakwa Raditya menyatakan JPU dalam perkara ini dengan sengaja menghilangkan 3 bukti yang seharusnya wajib ada di berkas…