ANALISA BERITA

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir.

Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya, yang akan mati-matian bekerja untuk PSI adalah teriakan orang yang sedang terancam, cemas, dan penuh kekhawatiran.

Menurut analisis saya, Jokowi tampak khawatir jika Gibran Rakabuming Raka tidak dijadikan lagi sebagai pendamping Presiden Prabowo Subianto. Ini saya serap ada dalam ungkapan harapan Jokowi.

Dan kalau dari aspek politiknya, saya meyakini Jokowi khawatir anak sulungnya tidak lagi dijadikan pendamping Presiden Prabowo. Tercatat sudah dua kali Jokowi menegaskan Prabowo Gibran dua periode, ungkapan itu adalah ungkapan harapan.

Jadi saya menilai PSI merupakan opsi jika Gibran tak diusung lagi. PSI akan dipakai sebagai kendaraan capres.

Makanya melalui PSI dan membesarkan PSI, Jokowi gelagatnya ingin mengatakan bahwa biarpun Gibran tidak diusung lagi mendampingi Prabowo, dia tetap punya kendaraan politik maju sendiri sebagai capres melalui PSI.

Saya melihat gelagat Jokowi sebagai gertakan politik. Sebab, saya melihat Jokowi terlihat merasa terancam.

Gelagat Jokowi di sini sedang memberikan peringatan, sekaligus gertakan politik kepada siapa pun. Karena orang yang merasa cemas, terancam biasanya akan melakukan gertakan kepada lawan politiknya.

Begitupun panggung PSI kemarin, menjadi ajang saut-sautan kelakar, antara anak dan bapak. n rmc

 

*) Disampaikan pada Minggu (1/2/2026)

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…