Buntut Pembacokan Saat Patrol Sahur di Gresik, Rumah Terduga Pelaku di Lamongan Dibakar Massa

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah milik terduga pelaku pembacokan di Desa Tlogosadang Kecamatan Paciran Lamongan dibakar massa.

FOTO:SP/IST
Rumah milik terduga pelaku pembacokan di Desa Tlogosadang Kecamatan Paciran Lamongan dibakar massa. FOTO:SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Peristiwa bentrokan saat patrol sahur di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik tak hanya menimbulkan korban luka, tetapi juga meluas ke aksi kekerasan yang berdampak pada salah satu rumah terduga pelaku pembacokan dibakar massa.

Pembakaran yang dilakukan oleh sekelompok massa tersebut, terjadi di rumah terduga S (45) pelaku pembacokan, yang beralamat di Desa Tlogosadang Kecamatan Paciran Lamongan pada Jum'at (27/2/2026) malam.

Informasi yang diterima menyebutkan, pembakaran rumah milik terduga ini berawal adanya emosi warga buntut pembacokan yang terjadi pada Jum'at dinihari di Panceng Gresik.

Pada malam harinya puluhan orang melakukan sweeping mencari terduga pelaku. Ketika tidak menemukan pelaku di lokasi yang dicurigai, massa kemudian menggeruduk sebuah rumah di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan wilayah perbatasan Gresik–Lamongan.

Massa yang datang berombongan dengan sepeda motor menghancurkan bagian bangunan dan perabotan di dalam rumah, kemudian membakar sepeda motor dan sebuah mobil yang terparkir.

Menurut pihak kepolisian, saat kebakaran terjadi rumah tersebut dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa atau luka. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Polres Lamongan melalui Kasi Humas, Ipda M. Hamzaid, membenarkan kejadian dan mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta masih mendalami motif di balik pembakaran rumah. "Aparat juga terus menjaga lokasi untuk mencegah kejadian susulan," ungkapnya.

Sementara itu, Polres Gresik bergerak cepat dan telah menangkap terduga pelaku pembacokan S di wilayah Paciran, Lamongan pada Jumat malam sekitar pukul 23.40 WIB, kurang dari 24 jam setelah insiden. 

Pelaku diamankan dengan didampingi pihak keluarga lalu dibawa ke Mapolres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Situasi di kedua desa yang terlibat insiden tawuran kini dilaporkan mulai kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian. Proses hukum terhadap pelaku pembacokan dan penyelidikan mengenai pembakaran rumah masih berlangsung.

Sebelumnya, telah terjadi tawuran antar pemuda. Insiden ini berawal pada Jumat dini hari (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB ketika sejumlah pemuda dari Desa Campurejo menggelar patrol sahur dan bertemu dengan rombongan dari Desa Banyutengah. 

Adu mulut yang muncul berubah menjadi saling lempar bom air, kemudian memicu tawuran fisik antardua kelompok.

Dalam kericuhan tersebut, seorang pria berinisial S (45), warga Kecamatan Paciran, diduga mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan membacok dua pemuda dari Campurejo. Kedua korban Moh. Ruhul Madani (25) dan Wahyu Agung Pratama (24) — mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD Ibnu Sinah Gresik dan satunya dirawat di fasilitas kesehatan Puskesmas Panceng.jir

 

 

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…