Insiden Bensin Bocor, Warga di Tulungagung Alami Luka Bakar Serius di Kaki

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Tulungagung alami luka bakar gegara bensin bocor kini di evakuasi di bawa ke Rumah Sakit terdekat.  SP/ TLG
Warga Tulungagung alami luka bakar gegara bensin bocor kini di evakuasi di bawa ke Rumah Sakit terdekat.  SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Insiden kebakaran terjadi di rumah Sri Wulaningsih di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman Tulungagung yang mengakibatkan sebuah dapur rumah di Tulungagung terbakar akibat tersambar bensin bocor. Api juga membakar kaki pemilik rumah dan kini harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar cukup parah di bagian kaki.

Kronologi kejadian bermula saat korban membawa dua botol berisi bensin dari bagian belakang rumah menuju toko sembako miliknya di bagian depan. Tanpa disadari, salah satu botol plastik yang dibawa korban dalam kondisi retak atau bocor, sehingga cairan bensin menetes ke lantai. 

Nahas, saat melintasi area dapur, tetesan bensin tersebut seketika menyambar api yang masih menyala di dalam tungku pembakaran. Api dengan cepat merambat ke botol yang dipegang korban hingga menyebabkan ledakan kecil dan membakar area kaki korban. 

"Api dengan cepat menyambar botol bensin dan memicu kebakaran di area dapur. Kaki korban ikut terbakar dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk perawatan medis," urai Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono, Selasa (07/04/20260..

Lebih lanjut, beruntung api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu 25 menit. Akibat kebakaran tersebut sejumlah perabot dapur ruang hangus terbakar. Selain itu api juga sempat menyambar kaki korban. Meski kobaran api tidak menghanguskan seluruh bangunan, area dapur beserta sejumlah perabotan di dalamnya mengalami kerusakan berat. 

Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp20 juta. Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat membawa bahan yang mudah terbakar di dalam rumah. Pastikan wadah penyimpanan dalam kondisi aman dan jauhkan dari segala jenis sumber api guna menghindari risiko fatal serupa di kemudian hari. tl-02/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…