PC Fatayat Lamongan Gelar Pelatihan Kader Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Panitia memberikan cinderamata kepada narasumber. FOTO:SP/MUHAJIRIN
Panitia memberikan cinderamata kepada narasumber. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bertempat di Aula PC Fatayat NU Lt. 2 Lamongan, sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan kader pendamping korban kekerasan terhadap perempuan dan anak pada 17–18 April 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Fatayat NU, dalam melakukan pendampingan dan penanganan kasus secara cepat dan tepat.

Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran PCNU Lamongan yang diwakili Wakil Ketua, M Basir. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Fatayat NU Lamongan yang dinilai konsisten, dan totalitas dalam mendampingi kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan PC Fatayat NU Lamongan yang terus menunjukkan dedikasi, dalam mendampingi perempuan dan anak yang rentan. Ini adalah kerja nyata yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Basir.

Ketua PC Fatayat NU Lamongan, Dewi Mashlahatul Ummah, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas kader pendamping di tingkat cabang hingga ranting. Ia juga menyoroti bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak, masih menjadi persoalan serius yang harus dihadapi bersama.

“Kekerasan pada perempuan dan anak masih menjadi musuh bersama yang harus kita lawan. Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan kader pendamping yang tidak hanya paham secara teori, tetapi juga sigap dalam praktik di lapangan,” ungkap Dewi.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu harapan utama dari pelatihan ini adalah, agar para kader memiliki keterampilan dasar dalam melakukan skrining, atau deteksi dini terhadap kasus kekerasan.

“Kader pendamping harus dibekali kemampuan skrining deteksi dini, sehingga dapat mengenali tanda-tanda kekerasan sejak awal, dan memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat, sebelum ditangani lebih lanjut oleh pihak berwenang,” imbuhnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan penguatan materi dari berbagai narasumber lintas sektor. Di antaranya dari DP3AKB yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas, Dr. dr. Aini Mas'idha, kemudian dari Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lamongan, psikolog, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), serta aktivis perempuan. 

Kolaborasi ini memberikan perspektif komprehensif mulai dari aspek hukum, psikologis, hingga kebijakan dalam penanganan kasus kekerasan.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-wilayah PC Fatayat NU Lamongan. Para peserta dibekali berbagai materi terkait pendampingan korban, penanganan awal kasus, hingga penguatan perspektif perlindungan perempuan dan anak.

Sebagai tindak lanjut, peserta yang dinyatakan lolos pelatihan akan dikukuhkan secara resmi pada 24 April 2026. Momentum tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara LKP3A Fatayat NU PC Fatayat NU Lamongan dan Bidang Advokasi PC Fatayat NU Lamongan. Ke depan, organisasi ini menargetkan terbentuknya program “One Ranting One Kader Pendamping”.

Program tersebut bertujuan memastikan bahwa setiap ranting memiliki minimal satu kader pendamping, yang siap memberikan respons cepat (fast response) ketika terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan, dan anak di lingkungan masing-masing.

Dengan adanya kader pendamping di setiap ranting, diharapkan penanganan awal kasus dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi, sekaligus memperkuat jaringan perlindungan berbasis masyarakat di Kabupaten Lamongan.jir

Berita Terbaru

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Muktamar NU-35 Di Jombang Ricuh, Ratusan Masa Gruduk Arena Pleno Desak Pimpinan Sidang Diganti

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang – Kericuhan pecah di sekitar Gedung Serbaguna (GSG) Hasbullah Said, Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Minggu (…

DPRD Surabaya Buka Opsi Baru: Tol Tengah Kota Dipindah ke Timur

DPRD Surabaya Buka Opsi Baru: Tol Tengah Kota Dipindah ke Timur

Minggu, 30 Agu 2026 15:15 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polemik rencana pembangunan Tol Tengah Kota Surabaya kembali membuka ruang bagi alternatif baru. Di tengah kebutuhan pemerintah…

Volume Air di Waduk Wonorejo Tulungagung Menyusut 7 Sentimeter Per Hari saat Musim Kemarau

Volume Air di Waduk Wonorejo Tulungagung Menyusut 7 Sentimeter Per Hari saat Musim Kemarau

Minggu, 30 Agu 2026 14:55 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama puncak musim kemarau, membuat permukaan air di Waduk Wonorejo Tulungagung terus menyusut di tahun ini. Diketahui,…

Pemkot Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP

Pemkot Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP

Minggu, 30 Agu 2026 14:10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menyabet tiga…

Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak, Pemdes Kendalsewu Gelar Jalan Sehat Berhadiah

Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak, Pemdes Kendalsewu Gelar Jalan Sehat Berhadiah

Minggu, 30 Agu 2026 14:01 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Semarak jalan sehat sadar pajak digelar di Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, pagi ini, Mingu (30/8/2026). Acara yang dikemas dalam…

Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp60 Ribu

Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp60 Ribu

Minggu, 30 Agu 2026 13:56 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dipicu ketersediaan cabai di sejumlah pasar tradisional yang menipis, mengakibatkan harga cabai rawit di sejumlah pasar…