PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rais Syuriah PCNU Lamongan KH. Salim Ashar bersama jajaran saat menyerahkan peryataan sikap soal peredaran miras ke Bupati.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Rais Syuriah PCNU Lamongan KH. Salim Ashar bersama jajaran saat menyerahkan peryataan sikap soal peredaran miras ke Bupati. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan secara tegas Mendesak dan meminta kepada Pemerintah daerah, untuk melakukan upaya penghentian peredaran miras dan narkoba yang mulai merebak belakangan baik secara offline, maupun online (media sosial).

Penegasan itu disampaikan oleh PCNU Lamongan, saat menyerahkan surat pernyataan sikap terkait maraknya peredaran minuman keras (miras) kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dalam audensi pada Senin (24/8/2026).

Dalam audiensi tersebut, Rais Syuriah PCNU KH. Salim Ashar menyampaikan keresahan masyarakat terkait dugaan masih maraknya peredaran minuman keras di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan. "PCNU menilai persoalan tersebut perlu mendapatkan perhatian serius karena tidak hanya berkaitan dengan persoalan ketertiban dan keamanan masyarakat, tetapi juga menyangkut moral serta masa depan generasi muda," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Syahrul Munir Ketua Tanfidziah PCNU Lamongan, dalam peryataan sikap yang diserahkan ke Bupati tersebut memuat sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama aparat penegak hukum untuk menegakkan Perda Kabupaten Lamongan Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol secara konsisten, tegas dan tanpa pandang bulu.

PCNU lanjutnya, juga meminta agar penindakan tidak hanya menyasar penjual, tetapi juga mengungkap jaringan pemasok dan distributor minuman keras ilegal sehingga penegakan hukum mampu memberikan efek jera.

Selain itu, PCNU Lamongan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, ulama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan dan pondok pesantren untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari peredaran miras.

"PCNU Lamongan menyerukan kepada para orang tua dan pendidik untuk memperkuat pendidikan moral, keimanan dan akhlak generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan miras, narkoba maupun berbagai bentuk kerusakan sosial," terangnya.

Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi PCNU Lamongan untuk menyampaikan secara langsung aspirasi, dan keresahan masyarakat kepada pemerintah daerah.

"PCNU menegaskan, upaya penyelamatan generasi muda harus dilakukan secara bersama-sama melalui pendekatan pembinaan yang bijak dan penuh hikmah, sekaligus dibarengi dengan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan," kelasnya.

Pernyataan sikap itu disampaikan sebagai bentuk kepedulian PCNU Lamongan dalam menjaga agama, akal, jiwa, keturunan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Lamongan.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan bahwa persoalan peredaran minuman keras dan narkoba merupakan bagian dari persoalan sosial yang perlu segera ditangani secara bersama-sama.

Yuhronur menyinggung keberadaan toko-toko yang menyediakan miras dinilai telah mengganggu ketertiban masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.

Bupati juga mengungkapkan sejumlah fenomena sosial yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lamongan. Salah satunya terkait meningkatnya kasus HIV yang disebut mengalami kenaikan cukup tinggi.

Selain itu, Yuhronur menyoroti perubahan gaya hidup masyarakat yang dinilai ikut memunculkan berbagai persoalan sosial. Fenomena tersebut, menurutnya, perlu dihadapi melalui langkah pencegahan dan edukasi secara bersama-sama.

Persoalan judi online juga menjadi perhatian serius Pemkab Lamongan. Yuhronur menyebut dampak ekonomi dari praktik judi online telah berpotensi menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat. “Ini fenomena sosial yang akan kami lakukan (penanganan),” tegasnya.

Yuhronur menambahkan, persoalan sosial tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama.

Karena itu, Bupati meminta PCNU Lamongan untuk terus terlibat dalam upaya sosialisasi dan pencegahan berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.“Sosialisasi bersama-sama. Saya minta PCNU untuk selalu terlibat,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, akan mendorong penguatan koordinasi bersama Forkopimda, organisasi keagamaan dan elemen masyarakat lainnya untuk melakukan langkah-langkah penertiban sekaligus membangun kesadaran masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menyentuh aspek pencegahan, edukasi dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.jir

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…