4.000 Lebih UMKM Mamin Kota Mojokerto Dikebut Sertifikasi Halal

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka kegiatan fasilitasi sertifikat halal, yang dilaksanakan di Balaikota Mojokerto, Selasa (21/4). SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat membuka kegiatan fasilitasi sertifikat halal, yang dilaksanakan di Balaikota Mojokerto, Selasa (21/4). SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mempercepat sertifikasi halal bagi ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor makanan dan minuman. 

Dari total sekitar 27.900 UMKM yang ada, sekitar 4.600 di antaranya bergerak di bidang makanan dan minuman dan menjadi prioritas dalam program percepatan ini.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pemerintah menargetkan seluruh UMKM makanan dan minuman tersebut dapat tersertifikasi halal tahun ini. Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan fasilitasi sertifikat halal, yang dilaksanakan di Balaikota Mojokerto, Selasa (21/4/2026).

“Alhamdulillah, pada periode sebelumnya kita sudah memfasilitasi sekitar 3.400 UMKM. PR kita sekarang tinggal sekitar 1.200, dan insyaallah ini bisa kita tuntaskan tahun ini semuanya sudah halal, ” tuturnya.

Percepatan ini turut didukung kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jawa Timur, yang semakin memudahkan proses sertifikasi halal di daerah. Kota Mojokerto bahkan menjadi salah satu daerah awal yang mendapatkan fasilitas tersebut.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota, sertifikasi halal bukan hanya soal memenuhi regulasi, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral pelaku usaha kepada konsumen. “Ini bukan sekadar kewajiban administratif. Konsumen berhak mendapatkan kepastian bahwa apa yang mereka konsumsi benar-benar terjamin kehalalannya. Ini bagian dari kepercayaan yang harus kita jaga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa konsep halal tidak hanya terbatas pada bahan baku, tetapi mencakup seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi agar tidak terkontaminasi unsur yang diharamkan.

Untuk mempercepat proses, Pemkot Mojokerto membagi program sertifikasi halal dalam beberapa tahap. Sekitar 1.200 UMKM mamin yang tersisa akan difasilitasi secara bertahap dalam enam gelombang.

Ning Ita mengajak seluruh pelaku UMKM untuk tidak ragu mengikuti proses tersebut, mengingat sertifikasi halal juga akan meningkatkan daya saing produk di pasar.

“Mari kita niatkan tidak hanya untuk mencari rezeki, tapi juga memberikan rasa aman kepada konsumen. Kalau produknya sudah halal, pelanggan tidak lagi ragu, dan ini justru akan memperkuat usaha panjenengan semua,” pungkasnya. dwi

Berita Terbaru

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu program yang sedang digencarkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Surabaya, Pemerintah Kota…