Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah sopir truk yang ikut dalam aksi demo memadati kawasan Bundaran Waru hingga Ahmad Yani Surabaya.  SP/ SBY
Sejumlah sopir truk yang ikut dalam aksi demo memadati kawasan Bundaran Waru hingga Ahmad Yani Surabaya.  SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasca demo sejumlah ojek online (ojol) kemarin, kini giliran sopir truk yang menggelar aksi demonya dengan memadati kawasan Bundaran Waru hingga Ahmad Yani Surabaya, dan juga di sejumlah titik di Surabaya. Sehingga, selama aksi berlangsung, sejumlah petugas disiagakan. Mulai dari perbatasan kota hingga jantung Kota Pahlawan. 

Pasalnya, aksi demo driver truk dari arah Sidoarjo akan berkumpul di Bundaran Waru dan Jalan Ahmad Yani Surabaya. Lalu, akan menuju sejumlah titik, di antaranya Depo Pertamina di Tanjung Perak, DPRD Jatim, Kantor Gubernur hingga Kantor ESDM Jatim.

Selain itu, pihaknya telah mempersiapkan pengamanan. Menurutnya, ada sejumlah personel yang disiagakan untuk pengamanan unjuk rasa para driver truk. "Pengamanan pergelaran personel di simpul-simpul jalan yang akan dilalui dari titik kumpul bundaran waru massa unjuk rasa yang akan masuk di Surabaya," ujar Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya, Rabu (29/04/2026).

Lanjut Galih menjelaskan, massa unjuk rasa dari arah Sidoarjo akan berkumpul di Bundaran Waru, lalu menuju Dishub Provinsi Jatim, Diskominfo Provinsi Jatim, Polda Jatim, dan DPRD Jatim.

Menurutnya, akan dilaksanakan pengawalan massa unjuk rasa mulai dari titik kumpul Bundaran Waru sampai dengan sasaran lokasi unjuk rasa selanjutnya. Pihaknya juga mengimbau para pengguna jalan tetap tertib dan patuhi aturan lalu lintas serta arahan petugas. Ia berharap aksi berjalan aman dan damai.

"Serta akan dilakukan rekayasa arus lalin apabila diperlukan atau situasional dan memperkuat personel di simpul-simpul besar dan sasaran lokasi unjuk rasa," jelasnya. sb-02/dsy

Tag :

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…