Trump Sebut kapal-kapal, Termasuk yang Bermuatan Minyak, Mulai Bergerak Keluar dari Selat Hormuz

Damai elektronik, AS-Iran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bendera Iran dan Amerika Serikat
Bendera Iran dan Amerika Serikat

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.

"Presiden ingin menandatanganinya secara pribadi karena dia ingin menunjukkan dedikasinya untuk membawa masalah ini menuju penyelesaian yang sukses," kata seorang pejabat senior pemerintahan AS kepada AFP, Selasa.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan perkembangan di Selat Hormuz usai AS dan Iran sepakat berdamai. Trump menyebut kapal-kapal, termasuk yang bermuatan minyak, mulai bergerak keluar dari Selat Hormuz.

"Kapal-kapal mulai bergerak keluar dari Selat Hormuz, banyak yang bermuatan minyak," kata Trump dilansir Aljazeera, Senin (15/6/2026).

Trump memastikan kapal-kapal tanker tersebut bergerak secara alami. Dia juga memastikan keamanan kapal-kapal yang melintas.

Dilansir AFP, Senin (15/6/2026), Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Teheran masih memiliki "ketidakpercayaan yang mendalam" terhadap Amerika Serikat meskipun ada kerangka kerja yang disepakati untuk mengakhiri perang.

"Sayangnya, harus diakui bahwa ketidakpercayaan mendalam Iran terhadap Amerika Serikat berasal dari sejarah panjang kesalahan yang dilakukan oleh para pemimpin Amerika," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei dalam konferensi pers.

"Amerika Serikat masih memiliki jalan panjang sebelum dapat memperoleh kepercayaan rakyat Iran, kerangka kerja tersebut hanyalah langkah menuju pengurangan ketegangan," lanjut dia.

Lepaskan Dana Iran

Baqaei mengatakan Washington telah berkomitmen untuk melepaskan dana Iran yang dibekukan di luar negeri dan memberikan kompensasi atas kerugian selama perang berdasarkan kesepakatan kerangka kerja.

Dalam pernyataan di media sosial X, Ghalibaf sempat mengatakan negaranya telah mengambil "langkah besar menuju kemenangan akhir", yang tampaknya merujuk pada tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran.

Dalam unggahan di media sosialnya, Trump menyampaikan kesepakatan ini mencakup perjanjian untuk mencabut blokade AS atas Iran. Kesepakatan juga disebut meliputi komitmen untuk menghentikan pertempuran di semua front, termasuk di Lebanon.

Meski sudah dikonfirmasi Iran, hingga kini, belum ada detail resmi mengenai isi kesepakatan.

Selat Hormuz Dibuka Cuma-cuma

Berdasarkan pernyataan Trump dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selaku mediator, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) baru akan dilakukan di Swiss pada Jumat (19/6) mendatang.

Trump menyampaikan setelah penandatanganan, Selat Hormuz yang selama ini ditutup Iran akan dibuka secara cuma-cuma. Iran disebut tak akan mematok tarif bagi kapal yang melintas.

Pembukaan Selat Hormuz sendiri dikabarkan dilakukan dengan agenda pembersihan ranjau

kesepakatan damai itu diumumkan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Dia mengatakan AS dan Iran akan menandatangani kesepakatan damai pada 19 Juni mendatang.

"Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon. Upacara penandatanganan resmi akan diadakan pada hari Jumat, 19 Juni di Swiss," kata Sharif dilansir CNN dan AFP.

Dia mengatakan kesepakatan itu dicapai setelah berbagai pertemuan yang difasilitasi mediator. Dia mengatakan implementasi awal akan dilakukan sambil pembicaraan teknis upacara penandatanganan kesepakatan damai.

"Dengan adanya kesepakatan ini, para mediator akan memfasilitasi serangkaian pertemuan minggu ini. Diskusi pra-implementasi ini akan meletakkan dasar untuk pembicaraan teknis dan upacara penandatanganan resmi," sambung Sharif. n afp, rtr, rmc

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Polemik Dana AUBMO, Unair Temukan Pelanggaran Administrasi dan Tata Kelola Keuangan

Polemik Dana AUBMO, Unair Temukan Pelanggaran Administrasi dan Tata Kelola Keuangan

Selasa, 16 Jun 2026 18:57 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (Unair) akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik pengelolaan dana yang melibatkan Airlangga University B…