Gegara Vidio Call Berakhir Bullying di MTS, Kini dalam Penanganan Sat Reskrim Polres Blitar

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek saat di sekolah Mts. SP/ Lestariono
Kapolsek saat di sekolah Mts. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menindaklanjuti informasi yang diterima melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan aksi bullying terhadap pelajar di wilayah Kecamatan Wlingi, Polsek Wlingi Polres Blitar bersama Unit PPA Satreskrim Polres Blitar bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pendalaman, sekaligus tindakan Bulying tersebar luar di Medsos.

Untuk di ketahui,kejadianb dugaan kekerasan ( Bullying)  terhadap pelajar tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, di salah satu sekolah (Mts) di wilayah Kecamatan Wlingi Kab.Blitar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan kekerasan tersebut melibatkan dua orang pelajar berusia 14 tahun yangbterjadi dibruahg kelas itu, pihak petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh serta mengumpulkan keterangan dari para saksi saksi.

Sementara, dugaan kejadian tersebut bermula ketika salah seorang pelajar melakukan siaran langsung (live) di media sosial bersama teman perempuannya. Kemudian, korban memberikan komentar pada siaran (VC) tersebut, ha itulah  diduga memicu emosi terlapor hingga kemudian terjadi tindakan kekerasan terhadap korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan serangkaian langkah kepolisian, antara lain meminta keterangan dari para saksi, melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian, serta memastikan kondisi kesehatan korban melalui pemeriksaan medis dan visum.

Polres Blitar memberikan perhatian khusus terhadap penanganan perkara tersebut. Proses penanganan dilakukan secara profesional, sesuai prosedur hukum yang berlaku, dengan tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak.

Kapolres Blitar melalui Unit PPA Satreskrim, juga melakukan  koordinasi dengan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak untuk melakukan pemantauan serta pendampingan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam permasalahan tersebut.

Polres Blitar mengimbau kepada pihak sekolah, orang tua, para pelajar, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada anak mengenai dampak bullying, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Dalam kasus tersebut korban F.14 alami luka mimisan dan sakit pada pinggangnya, sedang pelaku G 13 merupakan adik kelas korban, dalam kejadian itu beberapa temanya berasa di ruang kelas (TKP) dan ada yang merekam, sehingga kasus bukkying tersebut beredar di Medsos,  kejadian yg terjadi Kamis 20 Agustus 2026 pihak keluarga melapor ke Polsek Wlingi dan di teruskan ke Sat.Reskrin Polres Blitar,

"Karena menyangkut anak anak, kini kasusnya di tangani oleh Unit.PPA Sat.Reskrim, karena menyangkut UUPerlindungan Anak." Kata AKP Kushartono Kapolsek Wlingi pada wartawan.  

Atas peristiwa itu Polres Blitar menghimbau pada masarakat dalam pencegahan bullying utamanya di sekolah sekolah, seperti yang di sampaikan Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni.

“Upaya pencegahan bullying membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami mengajak orang tua, sekolah dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan ramah bagi anak,”Pesan Aiptu Muheni mewakili Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution S.IK.MH. les

Berita Terbaru

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

760 Ribu Perjalanan ke Surabaya per Hari, Fraksi PDIP Jatim Gagas Transportasi Terintegrasi

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta integrasi transportasi publik tidak berhenti pada penambahan rute dan pembangunan i…

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Tindaklanjuti Tak Bayar Retribusi, Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan di Lahan Aset

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah bangunan yang berdiri di atas lahan aset Pemkot Surabaya seluas 7.668 meter persegi di Jalan Barata Jaya…

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Pemkab Lumajang Pastikan Huntap Penyintas Erupsi Gunung Semeru Tepat Guna

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat masih ada hunian yang kosong setelah beberapa tahun ditempati penyintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan…

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Momentum Agenda Gandrung Sewu, Penginapan di Banyuwangi Terisi Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang momentum agenda Gandrung Sewu 2026, sejumlah hotel maupun homestay di Kabupaten Banyuwangi, kini terisi penuh…

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Walikota Mojokerto Minta Duta Anti Narkoba Lakukan Preventif Cegah Narkoba

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:37 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemilihan Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto bukan sekadar ajang pencarian bakat, melainkan upaya promotif dan preventif untuk m…

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Mahasiswi UIN KHAS Jember Diduga Diperkosa saat Tidur

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Dugaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember saat menjalani P…