Berkah Maulid Nabi, Omzet Parcel Buah di Lumajang Naik hingga 50 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu penjual parcel buah di Lumajang. SP/LMJ
Ilustrasi. Salah satu penjual parcel buah di Lumajang. SP/LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi), menjadi berkah tersendiri bagi penjual buah di Lumajang. Pasalnya, pesanan parcel buah meningkat dan membuat omzet pedagang naik hingga 50 persen dibandingkan hari biasa yang berisi beragam buah, mulai apel, jeruk, buah naga, mangga, anggur, hingga kelengkeng sesuai permintaan pembeli.

Salah satu pedagang, Karimah mengatakan, peningkatan pesanan membuat omzet penjualannya turut meningkat. Jika biasanya dia mendapatkan omzet sekitar Rp 5 juta per hari, kini pendapatannya bisa mencapai Rp 10 juta. "Kalau hari biasa bisa meraup omset Rp 5 juta rupiah, sekarang bisa mencapai Rp 10 juta rupiah per harinya," ujar Karimah, Selasa (25/08/2026).

Pedagang lainnya, Ika mengatakan, harga parcel yang dijual cukup beragam, menyesuaikan ukuran dan jenis buah yang dipilih pembeli. parcel dibanderol mulai Rp 15 ribu hingga Rp 150 ribu. Dan parcel buah tersebut banyak dibeli warga untuk keperluan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di rumah maupun musala.

"Parsel ada yang harga Rp 15.000 Paling mahal Rp 150.000. Yang laku paling banyak yang kecil. Alhamdulillah membawa berkah maulid ini," terang Ika.

Salah seorang pembeli, Ana, mengatakan dirinya membeli parsel berisi beberapa jenis buah untuk keperluan acara maulid. "Beli parcel yang isi jeruk, apel sama pir, buat Maulidan," kata Ana.

Perlu diketahui, untuk harga parcel buah di Pasar Baru Lumajang mulai Rp 15 ribu hingga Rp 150 ribu. Harga tersebut bergantung pada ukuran parcel serta jenis dan jumlah buah yang dipilih pembeli. Para pedagang berharap momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus memberikan berkah bagi usaha mereka dan meningkatkan pendapatan. lj-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…