Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tradisi endhog-endhogan menjadi salah satu warisan budaya Banyuwangi jelang Maulid Nabi Muhammad SAW. SP/BYW
Tradisi endhog-endhogan menjadi salah satu warisan budaya Banyuwangi jelang Maulid Nabi Muhammad SAW. SP/BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi endhog-endhogan menjadi salah satu warisan budaya Banyuwangi yang masih lestari hingga kini dan telah menjadi khas budaya bagi masyarakat Banyuwangi dengan ciri khas telur rebus yang dihias menjadi kembang endhog, kemudian ditancapkan pada jodang atau batang pohon pisang yang telah dihias.

Tradisi ini berkembang di berbagai desa di Kabupaten Banyuwangi, terutama di wilayah yang menjadi tempat tinggal masyarakat Osing. Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, endhog-endhogan juga menjadi ruang bagi masyarakat Banyuwangi untuk berkumpul, bergotong royong, berbagi, serta menjaga keberlangsungan budaya lokal.

Endhog-endhogan pada awalnya berkembang di kalangan masyarakat Osing. Seiring waktu, tradisi tersebut semakin dikenal dan dilaksanakan oleh berbagai lapisan masyarakat Banyuwangi dalam berbagai bentuk. Perkembangan tersebut juga terlihat dari bentuk kembang endhog yang semakin beragam, Kamis (20/08/2026).

Hiasan kembang endhog pun tidak selalu berbentuk bunga, tetapi dapat dibuat menyerupai berbagai bentuk, seperti barong, ular naga, pesawat, hingga kerucut. Meski bentuk dan teknik pembuatannya menyesuaikan kreativitas masyarakat, telur tetap menjadi unsur utama dalam tradisi ini.

Telur menjadi unsur utama dalam tradisi endhog-endhogan. Dalam bahasa Jawa, endhog berarti telur. Dalam tradisi ini, telur yang telah direbus kemudian dihias dengan kembang endhog dan ditancapkan pada jodang sebagai bagian dari rangkaian perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Penggunaan telur tidak sekadar menjadi hiasan, tetapi memiliki makna simbolik. Tiga bagian telur, yakni cangkang, putih telur, dan kuning telur, dimaknai sebagai iman, Islam, dan ihsan.

Cangkang melambangkan iman, putih telur melambangkan Islam, sedangkan kuning telur melambangkan ihsan dan awal kehidupan. Sedangkan kembang endhog merupakan hiasan berbahan telur rebus yang dihias dengan tusuk bambu dan kertas warna-warni. Telur hias yang telah diarak dibagikan sebagai simbol berkah dan rasa syukur. Pembagian biasanya dilakukan setelah pembacaan shalawat atau pengajian, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dan kegiatan lainnya sesuai kebiasaan masyarakat setempat. by-01/dsy

Berita Terbaru

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Masarakat yang melintasi di jembatan Sungai di Desa Mronjo Kec.Selopuro Kab.Blitar di kejutkan adanya mobil Pickup berada di dasar…

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna melindungi generasi muda dari ancaman kerusakan saraf otak dan gangguan kesehatan mental, Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

Anggarkan Rp1 Miliar, Pemkot Batu Optimalisasikan Lapangan Olahraga per Desa

Kamis, 20 Agu 2026 13:45 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai bagian dari program visi dan misi Mbatu Sae untuk memperkuat fasilitas publik di tingkat desa, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu…

Gandeng Pakar Jepang, Pemkot Probolinggo Perkuat Pembelajaran Matematika dan TIK

Gandeng Pakar Jepang, Pemkot Probolinggo Perkuat Pembelajaran Matematika dan TIK

Kamis, 20 Agu 2026 13:39 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Lesson Study dan Lokakarya Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran Matematika bersama Profesor Masami Isoda berlangsung di…

Usung Tema Teladani Akhlak Rosulullah SAW, Polres Blitar Gelar Peringatan Maulud Nabi besar Muhammad SAW

Usung Tema Teladani Akhlak Rosulullah SAW, Polres Blitar Gelar Peringatan Maulud Nabi besar Muhammad SAW

Kamis, 20 Agu 2026 13:07 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW yang bertemakan  “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW melalui Polri Pr…

Dear Warga Tulungagung! Yuk Manfaatkan Program Bebas Denda Pajak

Dear Warga Tulungagung! Yuk Manfaatkan Program Bebas Denda Pajak

Kamis, 20 Agu 2026 13:05 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung yang masih memiliki tunggakan pajak. Pemerintah menghadirkan program…