Jaga Irigasi Pertanian, Pemkab Tulungagung Percepat Tangani Kerusakan Bendungan Pacar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga nekat menangkap ikan mabuk dekat pintu air Bendung Pacar yang ambrol di Desa Junjung, Tulungagung. SP/TLG
Warga nekat menangkap ikan mabuk dekat pintu air Bendung Pacar yang ambrol di Desa Junjung, Tulungagung. SP/TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna menjaga keberlanjutan irigasi 925 hektare lahan pertanian di wilayah Kabupaten Tulungagung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, akan mempercepat koordinasi penanganan kerusakan Bendungan Pacar yang terus kebut agar tidak memengaruhi pola tanam pada 2027.

Pasalnya, Bendungan Pacar ratusan hektare lahan pertanian tersebut tersebar di sembilan desa, meski dampak kerusakan bendungan saat ini belum dirasakan secara luas karena sebagian besar lahan sedang ditanami palawija yang membutuhkan air lebih sedikit dibanding padi.

"Kurang lebih ada 925 hektare lahan pertanian yang bergantung pada sistem irigasi dari Bendungan Pacar," jelas Plt Kepala Bidang Prasarana Dinas Pertanian Tulungagung Pujiono, Kamis (27/08/2026).

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pertanian mencatat masih terdapat sekitar 64 hektare tanaman padi berusia dua bulan di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, yang memerlukan pasokan air irigasi. Selain itu terdapat sekitar 46 hektare tanaman padi di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, yang saat ini mendekati masa panen.

Namun, ancaman yang lebih besar diperkirakan muncul pada pertengahan 2027 ketika petani memasuki musim tanam kedua dan debit air mulai menurun. Jika perbaikan bendungan belum selesai hingga periode tersebut, pola tanam petani berpotensi terganggu akibat berkurangnya pasokan air ke lahan pertanian.

Sehingga, untuk mengantisipasi risiko tersebut, Dinas Pertanian menyiapkan skenario penyesuaian pola tanam dengan mendorong petani beralih sementara ke komoditas palawija yang lebih adaptif terhadap keterbatasan air. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus mengurangi risiko gagal panen apabila distribusi air irigasi belum kembali normal, agar kebutuhan air pertanian tetap terjaga dan target produksi pangan daerah tidak terganggu. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…